Elon Musk Ajukan Tawaran Beli OpenAI Seharga 97 Miliar Dolar, Sam Altman Tolak Mentah-Mentah
JAKARTA, Genvoice.id - Drama persaingan teknologi kian memanas. Elon Musk dan kelompok investornya baru saja menawar untuk membeli OpenAI seharga $97.4 miliar atau setara dengan sekitar Rp1.5 kuadriliun, Tawaran ini diajukan langsung ke dewan direksi OpenAI, perusahaan yang membuat ChatGPT.
Tawaran tersebut merupakan perkembangan terkini dalam pertarungan jangka panjang antara Musk, orang terkaya di dunia dan tangan kanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dan kepala eksekutif Open AI Sam Altman mengenai masa depan perusahaan rintisan yang menjadi pemicu kemajuan teknologi artificial intelligence (AI) tersebut.
"Tidak, terima kasih. Tetapi kami akan membeli Twitter seharga $9,74 miliar jika anda mau," tulis Altman melalui akun X pribadinya, dikutip dari BBC, Selasa, (11/2).
Musk dan Altman dulunya sama-sama mendirikan OpenAI di 2015, awalnya sebagai organisasi nirlaba. Tapi setelah Musk keluar di 2018, hubungan mereka berubah jadi penuh ketegangan.
Altman sekarang sedang mendorong OpenAI untuk jadi perusahaan yang cari untung, bukan lagi nirlaba. Musk jelas tidak terima. Menurut dia, OpenAI udah keluar jalur dari tujuan awalnya, yaitu bikin teknologi yang bukan cuma buat bisnis, tapi buat kepentingan semua orang.
"Sudah saatnya OpenAI kembali menjadi kekuatan open-source yang berfokus pada keamanan seperti sebelumnya. Kami akan memastikan hal itu terjadi," ucap Musk dalam sebuah pernyataan beberapa waktu lalu.
Dari sisi OpenAI, mereka berdalih kalau jadi perusahaan profit itu penting buat dapetin dana lebih besar dan bikin teknologi yang lebih maju.
Namun, perlu diketahui bahwa tahun lalu, perusahaan ini dihargai $157 miliar, dan sekarang kabarnya sudah menyentuh angka $300 miliar, yang jelas jauh lebih tinggi dari tawaran Musk.
Di saat Musk berusaha ngambil alih OpenAI, Altman justru sibuk jalanin proyek baru. Kini, ChatGPT juga tengah bekerja sama dengan raksasa teknologi AS lainnya, Oracle dengan perusahan investasi Jepang dan dana kekayaan negara Arab untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan senilai $500 miliar di AS.
0 Comments





- Menelusuri Rustaveli Avenue, Destinasi Wajib di Jantung Ibu Kota Tbilisi
- Tangan Kering dan Kusam, Begini Rutinitas Skincare Pagi-Malam untuk Mengatasinya
- Aktris Jennifer Aniston Ungkap Rahasia Dibalik Rambut Sehat dan Cepat Tumbuh di Usia 50an
- Sejumlah Aplikasi Islami yang Mesti Dimiliki, Bantu Ibadah di Bulan Ramadhan
- Mendadak Dangdut Remake Kembali Usai Dua Dekade, Anya Geraldine Jadi Bintang Utama
- Drakor ‘Knock-Off’ di Ujung Tanduk, Imbas Skandal Kim Soo Hyun dengan Kim Sae Ron
- NewJeans Kalah di Pengadilan, Masa Depan NJZ di Ujung Tanduk?
- Ternyata Pakai Lip Balm Terus Bisa Bikin Bibir Kering Parah, Ini Alasannya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!