Rumah Sakit di Inggris Pakai AI Buat Deteksi Kanker Paru dalam Hitungan Detik
JAKARTA, Genvoice.id - Sebuah rumah sakit di North Yorkshire, Inggris, baru saja mengenalkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang bisa mempercepat deteksi kanker paru-paru dan penyakit serius lainnya.
Dilansir dari BBC Innovation, Harrogate and District NHS Foundation Trust (HDFT) mengatakan kalau software ini bakal bikin analisis rontgen dada jauh lebih cepat dan akurat. Sekarang, setiap rontgen langsung dianalisis AI dalam waktu kurang dari 30 detik setelah diambil di rumah sakit, dengan kasus abnormal langsung diprioritaskan buat ditindaklanjuti.
Menurut pihak rumah sakit, teknologi ini bakal jadi "mata kedua" bagi dokter, bantu mereka untuk mendeteksi kondisi serius lebih awal dan meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Software AI bisa menganalisis hingga 124 potensi temuan dari rontgen dada dalam waktu kurang dari satu menit, bikin proses pelaporan lebih efisien dan tidak makan waktu lama.
"Teknologi ini akan mempercepat waktu yang dibutuhkan dokter di seluruh unit kami untuk melaporkan dan mendiagnosis setiap rontgen secara akurat, membantu kami mengurangi antrian yang dimulai sejak pandemi COVID-19," kata Konsultan radiologi di HDFT, Dr. Daniel Fascia, dikutip BBC pada Kamis, (6/2).
Menteri Sains, Inovasi, dan Teknologi Inggris, Peter Kyle MP, bilang kalau penerapan AI ini bisa menyelamatkan banyak nyawa di seluruh negeri.
"Sebagai seseorang yang kehilangan kedua ibu dan ayah karena kanker, saya tahu betapa pentingnya mempercepat inovasi medis melalui kolaborasi seperti ini," ujar Kyle pada kesempatan yang sama.
FYI, HDFT sudah mulai pakai AI sejak Juli 2023 buat deteksi cedera traumatis, seperti patah tulang dan dislokasi. Sekarang, mereka resmi jadi salah satu dari enam departemen radiologi di Yorkshire yang menerapkan teknologi AI terbaru ini.
Pendanaan buat teknologi ini berasal dari AI Diagnostics Fund (AIDF) milik NHS England, yang totalnya mencapai £21 juta (sekitar Rp400 miliar). Dana ini bakal dipakai buat mendukung 11 jaringan pencitraan medis yang mencakup 64 rumah sakit di seluruh Inggris, khususnya buat deteksi dini kanker paru-paru.
0 Comments





- Empat Keluarga Asal Inggris Gugat Tiktok Atas Kematian Anak Mereka
- No Other Land: Film yang Dibungkam, Sutradara Diculik
- Plot Twist! Film ‘Saw XI’ Batal Tayang, Waralaba Horor Ikonik Ini Tamat?
- Hiking Koko Head: Pendakian Epik Menuju Puncak dengan Pemandangan Terbaik di Oahu
- Bridesmaid Dibikin Syok! Calon Pengantin Ini Minta Bayaran Rp17 Juta untuk Jadi Pendampingnya
- Miles Films Perkenalkan Pemain Baru Film Musikal ‘Rangga dan Cinta’, Berasa Nostalgia!
- Rambut Lepek atau Kering, Seberapa Sering Harus Keramas?
- Penting! Outfit yang Boleh dan Tidak Boleh Dipakai Saat Imlek
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!