Full Serangan di Pestapora 2025! Berikut Rundown Hari Kedua Bagi Kamu yang Ingin Berkunjung

Full Serangan di Pestapora 2025! Berikut Rundown Hari Kedua Bagi Kamu yang Ingin Berkunjung
Ilustrasi Pestapora 2024 - (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Festival musik akbar Pestapora 2025 kembali mengguncang Jakarta pada hari kedua penyelenggaraannya, Sabtu, 6 September 2025. Bertempat di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, gelaran ini kembali menghadirkan kemeriahan luar biasa setelah sebelumnya viral karena momen salat Jumat yang diimami langsung oleh Haji Rhoma Irama di hari pertama.

Hari kedua Pestapora membuktikan bahwa festival ini bukan sekadar konser musik biasa. Dengan menghadirkan lebih dari 150 penampil di 17 panggung berbeda, pengunjung disuguhkan pengalaman menyeluruh dari pagi hingga malam.

Salah satu daya tarik utama hari kedua adalah kolaborasi lintas musisi yang tidak biasa dan penuh kejutan. Penonton dibuat terpukau dengan kolaborasi eksklusif seperti:

  • Raisa X Bernadya yang tampil penuh harmoni dan emosi

  • The Adams X FSTVLST dengan energi rock yang meledak-ledak

  • Jason Ranti X Dongker, menampilkan materi dari album kolaborasi terbaru mereka Jason Ranti = I Don't Know and I Dongker (2025) yang langsung menjadi sorotan

Tak hanya itu, Rhoma Irama bersama Soneta Group kembali tampil memanaskan Pestapora Stage setelah sebelumnya menjadi perbincangan karena aksi religiusnya di hari pertama.

Panggung demi panggung menyuguhkan warna musik yang sangat beragam. Mulai dari pop, rock, hip hop, reggae, elektronik, hingga musik eksperimental semuanya tersedia. Nama-nama besar seperti Tulus, Sheila On B-Sides, Slank, Nidji, Kunto Aji, Iwa K, Hindia, RAN, Salma Salsabil, hingga Jamrud turut memeriahkan suasana di panggung-panggung utama.

Sementara itu, musisi-musisi alternatif dan independen seperti Dere, The Panturas, Perunggu, Petra Sihombing, Silampukau, Mikonaiko, hingga White Chorus tampil di panggung tematik yang lebih intim namun tak kalah pecah.

Pestapora hari kedua juga menghadirkan hiburan di luar musik. Di Standupindo Stage, para komika seperti Bagas Sianipan, Bonar Manalu, Popon Kerok, dan Akim Bagil mengocok perut penonton. Penampilan spesial dari Orkes Pensil Alis dan Hasoe Angels menambah suasana santai namun tetap menghibur.

Sementara itu, Earhouse Stage dan Gelanggang Pestapora menawarkan pengalaman berbeda melalui live podcast, diskusi kreatif, dan penampilan silent gigs yang lebih mendalam dan personal.

Dengan lebih dari 17 panggung aktif, Pestapora 2025 hari kedua berhasil menciptakan atmosfer seperti perayaan budaya yang besar. Panggung-panggung seperti Yes No Klub, Zodiac, Pon Your Tone, Microgram Alternative, Klab Klub, dan Paguyuban Crowd Surf menjadi tempat eksplorasi bagi pengunjung yang ingin menikmati musik di luar arus utama.

Festival ini juga menjadi ruang tampil bagi musisi pendatang baru, komunitas lokal, hingga eksperimen musikal yang jarang terlihat di panggung besar.

Antusiasme tinggi pengunjung, susunan line-up yang cerdas, hingga momen-momen tak terduga seperti Rhoma Irama menjadi imam Jumat di hari pertama, menjadi bukti bahwa Pestapora bukan sekadar festival musik, tetapi ajang selebrasi lintas generasi dan lintas budaya.

Dengan dua hari yang sudah berjalan luar biasa, publik kini menantikan seperti apa kejutan yang akan terjadi di hari ketiga.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE