Daftar Lengkap Musisi yang Mundur dari Pestapora Karena Sponsor, Sikap Tegas Jaga Lingkungan!
Puluhan Musisi Kompak Batalkan Tampil Setelah Mengetahui Pestapora Disponsori Freeport.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar yang bikin geger jagat musik dan media sosial, nih Gen! Festival musik Pestapora 2025 yang harusnya jadi ajang seru-seruan, malah diterpa isu tak sedap. Sejumlah musisi dan band mendadak mundur dari acara tersebut.
Alasannya bikin kaget, karena mereka memprotes kehadiran PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor utama. Kenapa sih musisi-musisi ini sampai rela batal manggung? Ternyata, para musisi ini punya komitmen kuat terhadap isu lingkungan.
Nah, kehadiran Freeport yang dikenal sebagai perusahaan tambang raksasa dinilai bertentangan dengan prinsip mereka. Jadi, demi menjaga idealisme, mereka kompak cabut dari daftar lineup Pestapora.
Daftar Musisi yang Mendadak Mundur dari Pestapora
Meskipun acara ini baru berjalan, sudah ada banyak musisi yang menyatakan sikap. Ini dia daftar nama-nama yang memutuskan untuk tidak tampil, dan jumlahnya kemungkinan masih bisa bertambah!
- Hari Kedua (Sabtu, 6 September 2025):
- Panggung Paguyuban Crowd Surf: Sweelloww, Rekah, RRAG, The Cottons, Pelteras, Leipzig, Tribute to Barefood, Tarrkam, Kelelawar Malam.
- Klab Klub Stage:
- Sat Set Stage: Rebellion Rose.
- Yes No Club: Xin Lie.
- Riang Gembira Stage: The Panturas.
- BOSS Stage:
- Hari Ketiga (Minggu, 7 September 2025):
- Klab Klub Stage: Morad, Navicula, Negatifa, The Jeblogs.
- Panggung Paguyuban Crowd Surf: Centra, Durga, Sprayer, Ornament, Kenya, Cloudburst, Gnarly Club, Keep It Real.
- BOSS Stage: .feast
Banyak banget, kan? Keputusan ini menunjukkan betapa seriusnya para musisi dalam menyuarakan isu lingkungan. Mereka rela kehilangan gig demi prinsip yang mereka pegang teguh.
Pestapora Langsung Bereaksi, Minta Maaf, dan Putus Kontrak
Respons dari pihak Pestapora pun terbilang cepat. Setelah isu ini viral dan banyak musisi menyatakan mundur, akun Instagram resmi Pestapora langsung mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Freeport.
Mereka menegaskan bahwa untuk penyelenggaraan hari kedua dan ketiga, festival ini tidak lagi terafiliasi dengan PT Freeport Indonesia. Sikap tegas dari para musisi ini tentu jadi pelajaran penting bagi festival musik lainnya.
Bahwa di era sekarang, sponsor bukan hanya soal uang, tapi juga soal integritas dan nilai-nilai yang diusung. Semoga kasus ini bisa jadi pengingat buat semua, bahwa musik dan gerakan sosial itu bisa jalan beriringan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!