Ini Daftar Lengkap Pemenang MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2025, Total Hadiah Ratusan Juta
JAKARTA, GENVOICE.ID - Seni bukan cuma soal warna dan kanvas, tapi juga cerita soal siapa kita dan dari mana kita berasal. Dan itulah yang coba diangkat MR.D.I.Y. Indonesia lewat kompetisi seni perdana mereka bertajuk MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2025 yang resmi diumumkan para pemenangnya baru-baru ini. Mengusung tema "Identity & Diversity", kompetisi ini sukses menyedot perhatian lebih dari 1.600 seniman dari seluruh Indonesia dengan total karya yang masuk lebih dari 2.300. Dari lukisan, instalasi, hingga karya berbasis keramik, semuanya bicara tentang keberagaman dan identitas Indonesia dengan cara yang unik dan personal.
Lebih dari Sekadar Lomba, Ini Tentang Ruang Ekspresi
Direktur Utama MR.D.I.Y., Edwin Cheah mengapresiasi antusiasme dan semangat masyarakat Indonesia terhadap MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2025. Menurut dia, ribuan karya seni yang diterima membuktikan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyuarakan keberagaman dan mempererat kebersamaan.
"Kami sangat mengapresiasi semangat, kreativitas, dan ekspresi autentik yang dituangkan para peserta dalam setiap karya mereka. Ini menjadi bukti bahwa seni tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga jembatan untuk merayakan identitas dan keberagaman," kata Edwin.
Penjurian dilakukan oleh para sosok yang nggak asing di dunia seni: R.E. Hartanto, Mitha Budhyarto, Abigail Hakim, dan Edwin Cheah sendiri. Mereka menilai berdasarkan relevansi dengan tema, narasi, kreativitas, serta aspek teknis dan visual. Hasilnya? Karya-karya yang bukan cuma indah secara visual, tapi juga punya cerita dan kedalaman makna.
Pameran dan Peluang Tingkat Regional
Nggak berhenti di pengumuman pemenang aja, MR.D.I.Y. juga menggelar Art Exhibition dari 6 hingga 17 Agustus 2025 di flagship store mereka di Lotte Mall Jakarta. Pameran ini terbuka untuk umum dan gratis! Selain itu, para pemenang juga akan dikirim untuk berkompetisi di level regional melawan pemenang dari Thailand dan Malaysia. Serius, ini bukan ajang seni sembarangan!
Deretan Pemenang yang Curi Perhatian
Kategori Umum
- Grand Prize: M. Aidi Yupri lewat karya Rakit Rekat Nusantara. Visualisasi budaya dalam bentuk perahu, hutan, dan buku yang menyatu. Aidi sendiri adalah seniman asal Magelang yang banyak terinspirasi dari alam.
- Judges' Award: Andita Purnama dengan Babad Tanah Leluhur. Karya instalasi berbasis pita kaset yang mengangkat simbol perempuan sebagai pengingat sejarah.
- President Director's Award: Dona Prawita Arissuta lewat karya We've Not Just Been Extremely Fortunate. Ia gunakan simbol gunungan dan objek keseharian untuk rayakan keberagaman.
Kategori Pelajar & Mahasiswa
- Grand Prize: Diandra Lamees lewat Upacara Imlek Versiku, refleksi identitas lewat keramik.
- Judges' Award: Raden Muhammad Taufik Hidayat lewat Penyambutan Semesta #2, sebuah narasi tentang krisis identitas di tengah banjir informasi.
- President Director's Award: Prakadetto Alansa dengan karya Momen Pemersatu yang menyatukan sepak bola dan kekayaan hayati sebagai simbol kesatuan bangsa.
MR.D.I.Y. Serius Dukung Dunia Seni
Bagi MR.D.I.Y., ini bukan akhir, tapi awal dari komitmen mereka untuk terus mendukung seni, budaya, dan keberagaman di Indonesia. Kompetisi ini jadi bukti bahwa seni bisa jadi jembatan yang kuat antaridentitas. Dan lewat karya-karya para finalis dan pemenang, kita bisa melihat wajah Indonesia yang sesungguhnya-beragam tapi satu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!