Ternyata Ini Penyebab Billboard Film "Aku Harus Mati" Dicopot!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Promosi film horor Aku Harus Mati tengah menjadi perbincangan hangat setelah billboard dengan judul yang dianggap provokatif terpampang di berbagai daerah.
Sejumlah masyarakat menilai materi promosi tersebut berpotensi menjadi pemicu (trigger) yang kurang aman, terutama di ruang publik.
Menanggapi polemik ini, produser Iwet Ramadhan menegaskan bahwa durasi penayangan billboard memang sudah berakhir sesuai rencana awal. Ia menjelaskan bahwa pemasangan billboard merupakan bagian dari strategi pemasaran tahap pertama.
Menurut Iwet, billboard mulai dipasang setelah gala premiere pada 26 Maret dan tayang sejak 27 Maret hingga 5 April 2026. Proses penurunan materi promosi juga sudah dilakukan sejak malam hari sebelum tenggat waktu berakhir.
Ia menambahkan bahwa penggunaan billboard di sekitar 35-36 titik premium dilakukan untuk menjangkau target pasar secara luas. Respons masyarakat disebut sangat besar, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di berbagai kota lain yang turut menyoroti promosi tersebut.
Meski menuai pro dan kontra, Iwet menegaskan pihaknya tidak menghentikan promosi lebih awal, melainkan tetap mengikuti jadwal yang telah ditentukan sejak awal kampanye.
Menurutnya, respons publik memang tidak selalu bisa dikendalikan. Oleh karena itu, tim produksi memilih menyelesaikan fase promosi sesuai rencana, sebelum melanjutkan ke strategi pemasaran berikutnya.
Ternyata Ini Penyebab Billboard Film "Aku Harus Mati" Dicopot!
0 Comments
- KAI Daop 6 Siapkan 8 Kereta Api Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Mei-Juni 2025
- Pulau Enggano Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan! Pemprov Bengkulu Tambah Rute Kapal dan Penerbangan
- Geger! Rumah Prabowo Kebanjiran Karangan Bunga, Isinya Bukan Ucapan Selamat tapi Sindiran Soal Rokok Murah
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!