Shell dan Vivo Naikkan Harga BBM, Ini Lengkapnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali mengalami penyesuaian pada awal bulan Maret 2025. Beberapa merek SPBU melakukan perubahan harga, dengan Shell dan Vivo mencatat kenaikan pada beberapa jenis BBM mereka.
Melansir dari Kendara Indonesia, Selasa (4/3), Shell menaikkan harga beberapa produknya. Shell Super (RON 92) kini dijual dengan harga Rp13.590 setelah mengalami kenaikan Rp240. Sementara itu, Shell V-Power (RON 95) mengalami kenaikan Rp120 menjadi Rp14.060, sedangkan Shell V-Power Nitro+ (RON 98) naik Rp130 menjadi Rp14.240.
Selain Shell, Vivo juga mengalami kenaikan harga pada dua jenis BBM. Revvo 90 (RON 90) kini dibanderol Rp13.390 setelah naik Rp240. Sementara itu, Revvo 92 (RON 92) juga mengalami kenaikan sebesar Rp240 menjadi Rp13.590. Kenaikan harga ini membuat Vivo semakin mendekati harga yang ditetapkan oleh kompetitornya di segmen yang sama.
Di sisi lain, Pertamina tetap mempertahankan harga BBM tanpa mengalami kenaikan. Pertalite (RON 90) tetap dijual dengan harga Rp10.000, Pertamax (RON 92) seharga Rp12.900, Pertamax Green 95 (RON 95) Rp13.700, dan Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp14.000. Selain itu, Bio Solar (CN 48) masih dijual dengan harga Rp6.800. Beberapa jenis BBM diesel dari Pertamina justru mengalami penurunan harga, seperti Dexlite (CN 51) yang turun Rp300 menjadi Rp14.300 dan Pertamina Dex (CN 53) yang turun Rp200 menjadi Rp14.600.
British Petroleum atau BP juga melakukan penyesuaian harga dengan sedikit kenaikan pada BBM bensin dan penurunan harga untuk produk diesel mereka. BP 92 (RON 92) mengalami kenaikan Rp100 menjadi Rp13.300, sementara BP Ultimate (RON 95) naik Rp120 menjadi Rp14.060. Sebaliknya, BP Ultimate Diesel (CN 51) mengalami penurunan harga sebesar Rp270 menjadi Rp14.760.
Kenaikan harga BBM Shell dan Vivo ini menunjukkan tren kenaikan harga pada beberapa jenis bahan bakar, terutama untuk RON tinggi. Di sisi lain, Pertamina tetap mempertahankan harga bensinnya, sementara beberapa jenis diesel justru mengalami penurunan harga. Dengan fluktuasi harga ini, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan harga BBM sebelum mengisi bahan bakar agar dapat mengatur pengeluaran dengan lebih baik.
0 Comments





- Unity Kembali Lakukan PHK Massal, Fokus pada Restrukturisasi dan Efisiensi
- iPhone dan Android Akan Segera Mendukung Pesan Terenkripsi End-to-End
- Argentina Kalahkan Brasil 4-1 dan Amankan Tiket ke Piala Dunia 2026
- Astronaut AS yang Terjebak di ISS Selama Sembilan Bulan Akan Kembali ke Bumi
- Peneliti Menemukan AI Belum Mampu Memberikan Sumber Informasi yang Akurat
- Apple Tambahkan Dukungan Audio Lossless dan Latensi Rendah untuk AirPods Max
- Tate McRae Raih Album No. 1 dengan "So Close to What"
- Fenomena ‘Balas Dendam’ Kuliner Saat Lebaran, Benarkah Berbahaya?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!