Pernah Jadi Pelatih, Andy Murray Akui Kecewa dengan Prestasi Djokovic

Pernah Jadi Pelatih, Andy Murray Akui Kecewa dengan Prestasi Djokovic
Novak Djokovic dan Andy Murray. - (Dok. ATP Tour).

JAKARTA, Genvoice.id - Mantan petenis top dunia Andy Murray buka-bukaan tentang rasa kecewanya terhadap hasil yang dicapai Novak Djokovic saat Murray sempat menjabat sebagai pelatihnya.

Meski sempat mendapat harapan tinggi, kemitraan singkat mereka dari November 2024 hingga Mei 2025 justru berakhir tanpa gelar besar dan menurut Murray, hasil itu jauh dari ekspektasi.

Murray memutuskan pensiun dari dunia tenis usai Olimpiade Paris 2024, dan memilih untuk menjajal peran baru sebagai pelatih. Pada November 2024, Djokovic mengajak Murray bergabung ke tim pelatihnya. Kolaborasi ini mendapat sorotan luas karena menggabungkan dua nama besar tenis dunia.

Pada awalnya, kerja sama ini menunjukkan tanda-tanda positif. Di bawah bimbingan Murray, Djokovic sempat mengalahkan Carlos Alcaraz di Australia Terbuka (Australian Open) dan melaju ke babak semifinal.

Namun momentum memburuk setelah Djokovic mengalami cedera hamstring saat semifinal dan hasil setelah itu tak stabil. Kekalahan di beberapa turnamen besar, termasuk kekalahan dini di sejumlah ajang, membuat harapan tinggi terhadap kolaborasi itu tergerus.

Dalam wawancara terbarunya di The Tennis Podcast, Murray mengaku bahwa meskipun ia sudah menyerahkan seluruh fokus dan energi ke perannya sebagai pelatih, hasil yang diperoleh jauh dari target.

"Saya kecewa. Mungkin tidak mendapatkan hasil yang saya harapkan," ujar Murray dalam podcast tersebut.

Murray kemudian menegaskan bahwa walaupun hasil mengecewakan, ia tetap menghargai kesempatan tersebut dan menganggap pengalaman itu sebagai pelajaran penting. Ia menyebut bahwa masa enam bulan tersebut membantunya belajar banyak tentang tekanan dan tantangan menjadi pelatih.

Kemitraan antara Murray dan Djokovic berakhir resmi pada Mei 2025, sebelum gelaran Prancis Terbuka (French Open). Keputusan tersebut disebut hasil kesepakatan bersama, karena keduanya sepakat bahwa kerja sama belum membuahkan hasil yang diharapkan. Djokovic sendiri mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dukungan Murray selama enam bulan kerja sama.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE