Djordje Jovicic Resmi Latih Satria Muda Pertamina Bandung

Djordje Jovicic Resmi Latih Satria Muda Pertamina Bandung
Djordje Jovicic resmi menjadi pelatih kepala baru Satria Muda Pertamina Bandung. - (Dok. IBL).

JAKARTA, Genvoice.id - Satria Muda Bandung resmi memperkenalkan Djordje Jovicic sebagai pelatih kepala baru untuk musim IBL 2026. Pergantian ini diumumkan pada 1 Desember 2025 dalam konferensi pers di Graha Persib, Bandung.

Langkah ini menandai perubahan besar bagi Satria Muda. Jovicic menggantikan pelatih lama, Youbel Sondakh, yang kini dipindahkan ke jabatan Direktur Olahraga. Selain itu, klub juga menunjuk Cecilia Dwi Maya sebagai manajer tim baru, bagian dari restrukturisasi menyeluruh manajemen dan kepelatihan.

Manajemen menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan untuk memperkuat fondasi organisasi dan menyiapkan Satria Muda tampil kompetitif dalam era baru kompetisi IBL.

Jovicic bukan nama baru di dunia basket profesional. Sebelum datang ke Bandung, ia pernah menangani beberapa tim di Eropa dan Asia, termasuk tim junior top Eropa, serta tim profesional di Cina. Di IBL sendiri, Jovicic sempat memimpin Pelita Jaya Jakarta.

Menurut manajemen Satria Muda, mereka tertarik pada Jovicic karena reputasinya membangun disiplin, mentalitas profesional, serta kemampuannya memimpin tim, aspek yang dianggap krusial untuk membawa Satria Muda bersaing di level tertinggi.

Jovicic sendiri menyatakan kebanggaannya bisa bergabung.

"Satria Muda adalah tim dengan koleksi trofi terbanyak di Indonesia. Setiap pelatih pasti merasa terhormat menjadi bagian dari sejarah dan sukses klub ini." ujarnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk membangun "era keunggulan berikutnya di Bandung."

Dengan pelatih baru, Satria Muda memasang target besar. Manajemen berharap Jovicic bisa mengembalikan kejayaan, meraih gelar, dan memanfaatkan potensi pemain muda serta materi yang ada.

Namun, tantangan juga besar. Jovicic harus melakukan adaptasi cepat, baik dengan kultur klub, karakter pemain lokal, maupun ekspektasi tinggi suporter. Belum lagi, ia harus membangun chemistry serta menanamkan disiplin dan mentalitas juara di tim baru dengan struktur yang telah direformasi.

Selain itu, perpindahan pelatih dan manajemen sering membawa periode transisi, taktik baru, training camp, adaptasi pemain, semuanya harus dijalankan dalam waktu relatif singkat sebelum kompetisi dimulai.

Penunjukan Djordje Jovicic dipandang sebagai sinyal serius bahwa Satria Muda siap bangkit. Stabilitas organisasi, kualitas pelatih, dan komposisi tim diharapkan bisa menyatu untuk mengejar hasil maksimal di IBL 2026.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE