Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 1 Orang Tewas dan 15 Masih Hilang

Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 1 Orang Tewas dan 15 Masih Hilang
- (Dok. Belfast Telegraph).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon National Park di Arizona, Amerika Serikat, pada Sabtu (29/8/2026) sore waktu setempat. Satu orang dilaporkan tewas, sementara sekitar 15 orang lainnya masih belum ditemukan atau belum diketahui keberadaannya.

National Park Service (NPS) menyebut banjir terjadi di kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch. Petugas taman nasional bersama Departemen Keamanan Publik Arizona telah mengevakuasi lebih dari 60 orang hingga Minggu pagi.

Jenazah seorang pria berusia 46 tahun ditemukan pada Minggu malam di sekitar Crystal Rapids, kawasan Colorado River. NPS belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi korban.

Petugas masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang dilaporkan hilang atau belum diketahui keberadaannya. NPS meminta masyarakat memberikan informasi mengenai pendaki atau backpacker yang berada di kawasan inner canyon sepanjang koridor Bright Angel Creek pada Sabtu.

Permintaan informasi juga ditujukan kepada siapa pun yang memiliki reservasi tempat berkemah di wilayah yang terdampak banjir. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu petugas memastikan keberadaan seluruh pengunjung yang berada di kawasan tersebut saat banjir terjadi.

Infrastruktur Grand Canyon Rusak Parah

Banjir bandang tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas penting di Grand Canyon. Arus banjir membawa batu-batu besar hingga masuk ke Colorado River dan merusak satu-satunya jaringan pipa air yang memasok kebutuhan air bagi kawasan tersebut.

Pipa tersebut melayani hingga sekitar enam juta pengunjung setiap tahun serta sekitar 1.600 penduduk. Sistem distribusi air itu sebenarnya sedang menjalani proyek peningkatan dengan nilai mencapai 208 juta dolar AS sejak 2023.

Kerusakan tersebut membuat pengelola taman nasional mengambil sejumlah langkah darurat. Mulai Senin, wisatawan tidak diperbolehkan menginap di lodge dan hotel yang berada di kawasan taman nasional. Warga yang tinggal di kawasan tersebut juga diminta menghemat penggunaan air.

Selain sistem air, sejumlah fasilitas lainnya ikut mengalami kerusakan. Hampir seluruh jembatan penyeberangan yang melintasi Bright Angel Creek dilaporkan hancur akibat derasnya aliran banjir.

Aktivitas lalu lintas sungai di Colorado River juga dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Material logam dan berbagai puing dari fasilitas yang rusak terbawa masuk ke aliran sungai sehingga dinilai membahayakan aktivitas di kawasan tersebut.

Hujan Deras Picu Banjir Bandang

Banjir terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan sekitar 0,5 hingga 1 inci atau sekitar 1 hingga 2,5 sentimeter dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Justin Johndrow, meteorolog National Weather Service di Flagstaff, menjelaskan karakteristik wilayah Grand Canyon membuat sebagian besar air hujan langsung mengalir ke bagian yang lebih rendah.

"Most of it ran off instantly," ujar Johndrow kepada Associated Press.

Banjir terutama terjadi di sisi utara Grand Canyon, tepatnya di sepanjang aliran Bright Angel Creek yang mengalir dari North Rim menuju Colorado River. Sungai tersebut memiliki perbedaan ketinggian sekitar 6.000 kaki atau 1.800 meter hingga mencapai Colorado River.

Kondisi cuaca masih berpotensi menimbulkan masalah karena hujan dan badai petir diperkirakan masih dapat terjadi di kawasan tersebut hingga Senin. Petugas pun tetap meningkatkan kewaspadaan sambil melanjutkan pencarian terhadap orang-orang yang belum diketahui keberadaannya.

Sejumlah area terdampak, termasuk Phantom Ranch, Bright Angel Campground, Phantom Ranch Canteen, kabin Phantom Ranch, serta seluruh jalur North Kaibab Trail dari North Kaibab Trailhead menuju Phantom Ranch ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE