Ikonik Banget! Lagu ‘Rasa Sayange’ Muncul di Film Restorasi Karya Usmar Ismail

Film klasik Indonesia ini bukan cuma tentang perjuangan pasca-kemerdekaan, tapi juga menyimpan pesan hangat soal budaya, persaudaraan, dan rindu yang tak lekang oleh waktu.

Ikonik Banget! Lagu ‘Rasa Sayange’ Muncul di Film Restorasi Karya Usmar Ismail
Cuplikan adegan dari film klasik Indonesia Lewat Djam Malam (1954) karya Usmar Ismail. - (Dok. TikTok).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Siapa sangka, lagu rakyat Maluku yang super ikonik, "Rasa Sayange", pernah muncul di salah satu film klasik Indonesia yang paling bersejarah: Lewat Djam Malam. Film garapan maestro perfilman Usmar Ismail ini nggak cuma bikin haru karena kisah para mantan pejuang kemerdekaannya, tapi juga menyentuh hati lewat sentuhan budaya yang bikin nostalgia.

Di tengah alur film yang penuh konflik batin pasca-perang, terdengar lantunan "Rasa Sayange", sebuah lagu rakyat yang sudah hidup turun-temurun secara lisan dari tanah Maluku, dan pertama kali direkam resmi pada tahun 1962 saat misi kebudayaan Indonesia ke Jepang. Lagu ini nggak sekadar pemanis suasana, tapi jadi simbol rindu, kehangatan, dan nilai persaudaraan yang nyentuh banget.

Lewat Djam Malam sendiri sudah diakui secara internasional. Film ini memenangkan penghargaan Best Film di Festival Film Asia tahun 1955 dan menjadi film Indonesia pertama yang direstorasi dan masuk dalam koleksi film dunia oleh World Cinema Foundation-nya Martin Scorsese. Gokil, kan?

Dibintangi nama-nama legendaris seperti Bambang Hermanto, Aedy Moward, Titien Sumarni, dan Dhalia, film ini menyuguhkan cerita Indonesia yang baru aja merdeka tapi masih diliputi ketegangan sosial dan krisis identitas. Di sinilah kekuatan budaya muncul, lewat musik, kebersamaan, dan rasa kemanusiaan yang disuarakan dari nada-nada sederhana "Rasa Sayange."

Versi video yang kamu lihat sekarang adalah kompilasi edukatif yang sudah diedit dan disesuaikan dengan konteks konten Userfire. Beberapa cuplikan berasal dari sumber publik dan digunakan secara adil untuk tujuan edukasi dan pelestarian budaya.

Jadi, kalau kamu generasi muda yang belum pernah nonton Lewat Djam Malam, ini saatnya balik ke masa lalu dan meresapi kisah Indonesia dengan cara yang lebih dalam, karena film ini bukan cuma tontonan, tapi pelajaran hidup.

Lewat film Lewat Djam Malam dan lagu "Rasa Sayange", kita diingatkan bahwa budaya dan seni bisa jadi jembatan penyembuh di tengah luka sejarah. Sebuah warisan yang patut terus dijaga dan dikenalkan ke generasi muda!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE