Aksi Damai Guru di Monas, Polisi Bagikan Air dan Roti untuk Jaga Suasana Sejuk
JAKARTA, GENVOICE.ID - Unjuk rasa yang digelar ribuan guru di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, berlangsung damai dan penuh kekeluargaan. Dalam aksi yang diikuti oleh berbagai organisasi guru pada Kamis (30/10) itu, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat turut menjaga jalannya demonstrasi dengan pendekatan humanis.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya berkomitmen menciptakan suasana aman dan bersahabat selama aksi berlangsung. "Kami ingin menciptakan suasana sejuk dan bersaudara. Para guru datang untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib, dan kami layani dengan sepenuh hati," ujar Susatyo di lokasi.
Tak hanya mengamankan jalannya aksi, petugas kepolisian juga tampak membagikan air mineral dan roti kepada para peserta unjuk rasa. Menurut Susatyo, tindakan itu menjadi simbol empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menyalurkan aspirasi secara damai. "Pembagian air dan roti ini adalah bentuk pelayanan humanis kami kepada para guru yang datang dari berbagai daerah," tambahnya.
Aksi damai tersebut diikuti oleh sejumlah organisasi, seperti Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), dan Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI). Para guru ini menuntut perhatian lebih dari pemerintah terkait kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru honorer dan inpassing yang selama ini merasa kurang mendapatkan kejelasan status.
Susatyo mengapresiasi peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban tanpa tindakan provokatif atau anarkis. Ia menegaskan pentingnya menyalurkan pendapat secara damai agar aspirasi tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum. "Kami berterima kasih kepada para guru karena aksi ini berjalan bermartabat. Kami berharap semua pihak tetap menahan diri dan menghormati pengguna jalan lainnya," ujarnya.
Untuk menjaga keamanan, Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan sekitar 1.597 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Susatyo menegaskan bahwa seluruh aparat hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif. "Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga memastikan para peserta aksi merasa aman dan dihormati," katanya.
Selain kelompok guru, terdapat pula beberapa elemen masyarakat lain yang menggelar unjuk rasa di sekitar lokasi, namun dengan jumlah massa yang relatif kecil. Meski begitu, seluruh kegiatan berlangsung tanpa insiden berarti.
Aksi damai tersebut menjadi contoh positif bagaimana penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan tertib dan beradab, sementara aparat kepolisian menunjukkan wajah humanis dalam menjaga keamanan publik.
0 Comments
- Tony Awards 2025: Musikal 'Maybe Happy Ending' Dominasi Panggung, Nicole Scherzinger Cetak Sejarah, George Clooney Kecew...
- Trump Pertimbangkan Kebijakan Tahan Warga Tanpa Proses Hukum, Picu Kritik Hak Asasi
- Grup Rap Kneecap Tanggapi Kritik Setelah Menyuarakan Palestina di Coachella: "Pernyataan Bukanlah Agresif"
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!