Kontrak Danielle NewJeans Diputus ADOR, Ancaman Gugatan Hukum Mengintai

ADOR resmi memutus kontrak Danielle NewJeans dan menyiapkan gugatan hukum. Keputusan ini memicu kontroversi dan sorotan publik luas.

Kontrak Danielle NewJeans Diputus ADOR, Ancaman Gugatan Hukum Mengintai
Danielle NewJeans. - (Dok. Omega).

JAKARTA, GENVOICE.ID - ADOR secara resmi mengakhiri kontrak eksklusif Danielle, salah satu anggota NewJeans, dan mengonfirmasi langkah hukum lanjutan terhadap idol berdarah Korea-Australia tersebut. Keputusan ini menandai eskalasi serius dari konflik panjang antara NewJeans dan agensinya, yang sebelumnya sempat mereda.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (29/12/2025), ADOR menyebut Danielle dianggap melakukan pelanggaran kontrak yang membuat kerja sama tidak lagi memungkinkan untuk dilanjutkan. Tak hanya pemutusan kontrak, Danielle kini juga menghadapi gugatan hukum berupa tuntutan penalti dan ganti rugi.

Sebelumnya, publik sempat dikejutkan dengan kabar kembalinya dua member termuda NewJeans, Haerin dan Hyein, ke ADOR pada Rabu (12/11/2025). Keduanya menyusul Minji, Hanni, dan Danielle yang lebih dulu menyatakan pemutusan kontrak karena hilangnya kepercayaan terhadap manajemen, menyusul berbagai isu internal di dalam perusahaan.

Namun konflik tak berhenti di sana. ADOR menentang keras langkah para member yang melakukan pemutusan kontrak sepihak serta melakukan rebranding dengan nama NJZ. Sengketa tersebut berujung ke ranah hukum, di mana ADOR berhasil memenangkan gugatan dan menuntut penalti senilai 1 miliar won kepada Danielle dan rekan-rekannya.

Beberapa waktu setelahnya, Minji, Hanni, dan Danielle mengumumkan niat untuk kembali ke ADOR. Meski demikian, pihak agensi menyatakan masih melakukan verifikasi atas keseriusan niat tersebut. Situasi semakin membingungkan ketika akhirnya ADOR mengumumkan bahwa hanya kontrak Danielle yang diputus, sementara anggota lain masih berada dalam proses pemulihan hubungan.

ADOR menjelaskan Hanni telah mencapai kesepakatan untuk kembali setelah datang ke Korea Selatan bersama keluarganya. Sementara itu, Minji masih menjalani tahap diskusi guna menyamakan persepsi dengan manajemen.

"Kami menyimpulkan akan sulit bagi Danielle untuk melanjutkan kerja sama dengan perusahaan," ujar perwakilan ADOR. "Oleh karena itu, kami telah menyampaikan keputusan pemutusan kontrak eksklusif kepadanya."

Lebih jauh, ADOR juga mengungkap rencana untuk menuntut pertanggungjawaban hukum terhadap salah satu anggota keluarga Danielle serta mantan CEO Min Hee Jin. Pihak perusahaan menilai keduanya memiliki peran signifikan dalam memperparah konflik dan menghambat kembalinya NewJeans ke aktivitas normal.

ADOR turut menyebut bahwa selama proses diskusi, mereka menemukan para member telah menerima informasi yang "menyimpang dan bias" dalam jangka waktu panjang, yang dinilai menjadi akar kesalahpahaman dengan perusahaan.

Meski memilih jalur hukum terhadap Danielle, ADOR menegaskan masih membuka peluang penyelesaian damai secara keseluruhan. Perusahaan berjanji akan mengklarifikasi berbagai kontroversi yang muncul dan berupaya memastikan NewJeans dapat kembali menyapa penggemar secepat mungkin.

Sebagai langkah tegas, ADOR mengonfirmasi kepada SPOTV News gugatan hukum terhadap Danielle diajukan hari ini, mencakup tuntutan penalti serta ganti rugi. Konflik ini pun diperkirakan masih akan menjadi sorotan panjang, tidak hanya bagi penggemar NewJeans, tetapi juga industri K-pop secara luas.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE