Skandal Danielle NewJeans Memanas, YouTuber Lee Jin Ho Bongkar Dugaan Pengkhianatan, HYBE Lakukan Media Play?
Lee Jin Ho bongkar dugaan alasan Danielle NewJeans disorot HYBE. Isu kontrak rahasia, aktivitas solo, hingga konflik internal bikin publik terbelah.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Polemik antara ADOR, HYBE, dan NewJeans kembali memicu badai kontroversi yang tak kunjung reda. Kali ini, Danielle mendadak menjadi pusat pusaran isu, setelah muncul dugaan dia dengan sengaja dikeluarkan atau dijadikan sasaran dalam konflik internal yang semakin memanas.
Situasi ini kian rumit ketika YouTuber kontroversial Lee Jin Ho, yang kerap mengklaim memiliki akses ke "orang dalam industri" muncul dengan serangkaian tuduhan yang langsung mengguncang fandom KPop.
Melalui konten terbarunya, Lee Jin Ho melontarkan tajam Danielle bukan hanya kehilangan kepercayaan dari ADOR dan HYBE, tetapi juga disebut-sebut mulai dijauhi oleh sesama anggota NewJeans.
Pernyataan ini sontak menyulut perdebatan panas, mengingat reputasi Lee Jin Ho yang sering dicap sebagai cyber wrecker, figur yang kerap memicu kontroversi demi sensasi.
Menurut versinya, konflik bermula dari struktur kontrak NewJeans yang sejak awal bersifat tiga pihak, para anggota, ADOR sebagai label, dan perusahaan induk. Namun, seiring berjalannya waktu, Lee Jin Ho mengklaim para anggota menginginkan perubahan skema menjadi kontrak dua pihak saja, tanpa melibatkan ADOR. Di titik inilah, Danielle dituding menjadi figur yang paling bermasalah.
Ia menuding adanya aktivitas solo yang dilakukan Danielle secara diam-diam, tanpa sepengetahuan ADOR maupun anggota lain. Salah satu yang disorot adalah dugaan pemotretan iklan produk camilan di kawasan Asia Tenggara, yang disebut berlangsung di tengah ketegangan internal.
Klaim ini diperkuat dengan tuduhan lain terkait brand jam tangan mewah Omega. Lee Jin Ho mempertanyakan simbolisme jam yang dikenakan Danielle, sambil menuding adanya upaya penandatanganan kontrak iklan dua pihak yang akhirnya gagal setelah terendus pihak agensi.
Tak berhenti di situ, muncul pula klaim Danielle sempat merencanakan kolaborasi dengan musisi Amerika secara mandiri. Jika benar, langkah tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius karena dilakukan tanpa koordinasi resmi. Dari sudut pandang Lee Jin Ho, rangkaian tindakan ini cukup untuk meruntuhkan kepercayaan internal dan memicu reaksi keras dari manajemen.
Namun, publik tak serta-merta menelan mentah-mentah narasi tersebut. Di berbagai komunitas online Korea, termasuk Theqoo, banyak netizen menolak mempercayai klaim Lee Jin Ho. Sebagian menyebutnya sebagai alat narasi pihak tertentu, sementara yang lain mengakui meski kontroversial, beberapa klaimnya di masa lalu sempat terbukti.
Pada akhirnya, opini publik terbelah tajam. Ada yang melihat Danielle sebagai sosok yang melanggar batas, ada pula yang menilai dirinya hanyalah korban permainan kekuasaan antara agensi dan perusahaan besar. Hingga fakta hukum terungkap, satu hal menjadi jelas, di balik gemerlap industri KPop, kebenaran sering kali terkubur di antara kepentingan dan narasi yang saling bertabrakan.
0 Comments
- Tren Olahraga 2026: Dari Padel hingga Strength Training, Ini Cara Orang Indonesia Hidup Sehat Bukan Sekadar Gaya
- 5 Fakta Comeback BTS 2026: Rilis 14 Lagu Baru hingga Tur Dunia yang Siap Bikin ARMY Pecah
- The Haunted Palace Episode 3: Ketegangan Memuncak! Yook Sungjae BTOB dan Bona WJSN Hadapi Teror Tak Terduga, Apa yang Me...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!