Marcus Rashford Blak-blakan: Cuma Ole yang Dicintai, Ten Hag dan Amorim Kalah Jauh

Marcus Rashford Blak-blakan: Cuma Ole yang Dicintai, Ten Hag dan Amorim Kalah Jauh
- (Dok. AP Photo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kisah perjalanan Marcus Rashford di Manchester United emang penuh drama. Dari wonderkid kebanggaan fans, sampai akhirnya harus cabut ke Barcelona karena dianggap gak cocok sama pelatih baru, Ruben Amorim. Tapi yang paling bikin heboh, baru-baru ini Rashford jujur soal satu pelatih yang paling dia cintai selama di Old Trafford - dan ternyata bukan Erik ten Hag!

Dalam sebuah wawancara bareng TV 2, Rashford bilang kalau momen terbaik dalam kariernya datang waktu diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Menurutnya, pelatih asal Norwegia itu bukan cuma sosok hebat di lapangan, tapi juga punya hubungan personal yang kuat dengan para pemain.

"Ole adalah sosok yang fantastis. Saya senang bermain di bawahnya. Saya bisa berbicara mewakili banyak pemain di Manchester United ketika saya mengatakan bahwa kami menikmati bermain untuknya. Kami memainkan sepak bola yang bagus di bawah Ole," kata Rashford.

Buat Rashford, era Ole adalah masa paling produktif dalam hidupnya. Dalam dua musim pertama bareng Solskjaer, dia berhasil mencetak lebih dari 40 gol dan membawa MU ke final Liga Europa. "Itu adalah periode yang sangat sukses bagi saya pribadi," ujarnya lagi. "Dia adalah sosok yang fantastis, dan saya tidak punya satu kata buruk pun untuk diucapkan tentangnya."

Sayangnya, masa manis itu gak bertahan lama. Setelah Solskjaer digantikan, Rashford sempat tampil luar biasa di bawah Ten Hag dengan torehan 30 gol dalam satu musim, tapi performanya langsung turun di musim berikutnya. Hingga akhirnya, Ruben Amorim datang dan gak segan mempertanyakan kontribusinya di tim utama.

Kabarnya, Amorim kecewa dengan performa Rashford di sesi latihan. Dari situlah konflik mulai muncul, sampai akhirnya Rashford dipinjamkan ke Aston Villa, lalu kini ke Barcelona. Uniknya, Barca udah sepakat buat permanenin Rashford dengan harga £30 juta musim panas nanti.

Sekarang, di bawah asuhan Hansi Flick, Rashford seolah nemuin kembali semangat lamanya. Baru beberapa bulan di Camp Nou, dia udah mencatat lima gol dan lima asis.

Buat Gen yang ngikutin karier Rashford dari awal, pengakuan ini jadi kayak nostalgia. Walau banyak pelatih datang dan pergi di Manchester United, cuma satu nama yang benar-benar ninggalin kesan mendalam di hati Rashford, Ole Gunnar Solskjaer.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE