Catat! Ini 6 Tanda Awal Kanker Payudara yang Wajib Diwaspadai
Deteksi dini kanker payudara dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Kenali metode pemeriksaan dan tanda-tanda yang perlu diwaspadai sejak awal.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Deteksi dini menjadi salah satu langkah paling penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara. Dokter spesialis bedah konsultan onkologi, Sonar Soni Panigoro, mengingatkan perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan dan tidak menunggu hingga muncul rasa nyeri.
Menurutnya, kanker payudara yang ditemukan pada stadium awal memiliki peluang keberhasilan pengobatan yang jauh lebih tinggi. Karena itu, perempuan perlu mengenali berbagai metode deteksi dini yang tersedia serta memahami tanda-tanda awal yang dapat muncul.
Cara Deteksi Dini Kanker Payudara
1. Periksa Payudara Sendiri (SADARI)
Pemeriksaan ini dilakukan secara mandiri setiap bulan setelah masa menstruasi selesai. Tujuannya untuk mengenali kondisi normal payudara sehingga perubahan sekecil apa pun dapat diketahui lebih cepat.
2. Periksa Payudara Klinis (SADANIS)
Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti dokter atau bidan. Pemeriksaan ini disarankan dilakukan minimal satu kali setiap tahun untuk membantu mendeteksi kelainan yang mungkin tidak disadari saat pemeriksaan mandiri.
3. Mammografi
Mammografi merupakan pemeriksaan menggunakan teknologi pencitraan untuk mendeteksi benjolan atau kelainan pada jaringan payudara yang belum dapat dirasakan melalui perabaan. Pemeriksaan ini umumnya dianjurkan bagi perempuan berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko tertentu.
4. USG Payudara
Pemeriksaan ultrasonografi atau USG payudara digunakan untuk melihat kondisi jaringan payudara secara lebih detail. Metode ini sering digunakan sebagai pelengkap mammografi untuk membantu memastikan adanya kelainan.
Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
1. Muncul benjolan keras yang menetap
Benjolan yang tidak hilang dalam waktu lama perlu segera diperiksakan ke tenaga kesehatan untuk memastikan penyebabnya.
2. Perubahan bentuk atau ukuran payudara
Perbedaan ukuran atau bentuk yang muncul secara tiba-tiba dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada jaringan payudara.
3. Perubahan pada kulit payudara
Kulit yang tampak menebal, mengerut, atau menyerupai tekstur kulit jeruk perlu mendapat perhatian khusus.
4. Perubahan pada puting
Puting yang tertarik ke dalam atau mengalami perubahan bentuk yang tidak biasa dapat menjadi tanda yang perlu diperiksa lebih lanjut.
5. Keluar cairan dari puting
Cairan yang keluar tanpa sebab jelas, terutama jika bercampur darah, memerlukan evaluasi medis segera.
6. Kemerahan atau pembengkakan yang tidak hilang
Perubahan warna kulit atau pembengkakan yang berlangsung terus-menerus dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan pada payudara.
Dokter Sonar menegaskan bahwa setiap perubahan yang ditemukan tidak selalu berarti kanker. Namun, pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk memastikan diagnosis dan menentukan langkah penanganan yang tepat apabila ditemukan kelainan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!