Kenapa Kita Sering Tidak Menyadari Detak Jantung Sendiri?

Kenapa Kita Sering Tidak Menyadari Detak Jantung Sendiri?
- (Dok. freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jantung berdetak setiap saat, bahkan ketika kita sedang tidur. Namun, dalam aktivitas sehari-hari, kita hampir tidak pernah benar-benar menyadari setiap detak yang terjadi di dalam tubuh.

Menariknya, begitu kita mulai memperhatikan detak jantung, sensasinya bisa terasa sangat jelas. Bahkan, setelah berolahraga atau merasa gugup, kita bisa merasakan jantung berdetak lebih kuat.

Lalu, kenapa sesuatu yang terjadi terus-menerus di dalam tubuh justru sering tidak kita sadari?

Otak Tidak Bisa Memperhatikan Semua Sinyal Tubuh Sekaligus

Tubuh terus mengirimkan banyak informasi ke otak.

Ada sensasi dari kulit, gerakan otot, suhu tubuh, suara dari lingkungan, proses pencernaan, hingga detak jantung.

Jika otak memberikan perhatian penuh kepada semuanya secara bersamaan, kita akan kesulitan fokus melakukan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, otak cenderung menyaring informasi yang dianggap tidak perlu mendapatkan perhatian secara terus-menerus.

Detak Jantung Menjadi Bagian dari "Latar Belakang"

Selama jantung berdetak secara normal dan tidak ada perubahan yang mencolok, otak biasanya tidak menjadikan sensasi tersebut sebagai pusat perhatian.

Detak jantung tetap terjadi.

Tubuh tetap menerima informasi tentangnya.

Namun, sensasi tersebut berada seperti suara latar yang tidak perlu terus kita sadari.

Hal ini mirip dengan suara AC atau kipas yang lama-kelamaan tidak terlalu kita perhatikan.

Kenapa Setelah Olahraga Detaknya Terasa Jelas?

Setelah berlari atau melakukan aktivitas fisik, jantung biasanya berdetak lebih cepat dan kuat.

Perubahan tersebut lebih mudah menarik perhatian.

Otak lebih peka terhadap sesuatu yang berubah dibandingkan sesuatu yang terus berlangsung dengan pola yang sama.

Karena itu, detak jantung yang sebelumnya tidak disadari bisa tiba-tiba terasa sangat jelas setelah tubuh melakukan aktivitas berat.

Emosi Juga Bisa Membuat Kita Menyadarinya

Pernah merasa jantung berdebar saat gugup, takut, atau sangat bersemangat?

Dalam situasi emosional tertentu, tubuh dapat mengalami perubahan pada sistem yang mengatur respons fisik.

Detak jantung bisa berubah dan kita menjadi lebih sadar terhadap apa yang sedang terjadi di dalam tubuh.

Akibatnya, sensasi detak jantung terasa lebih kuat dari biasanya.

Semakin Diperhatikan, Semakin Terasa

Ada satu hal menarik tentang perhatian.

Saat kamu mulai mencoba merasakan detak jantung sendiri, kamu mungkin akan semakin menyadarinya.

Kamu bisa memperhatikan denyut di dada atau bahkan mencoba mencari denyut nadi di pergelangan tangan.

Padahal, beberapa saat sebelumnya kamu mungkin sama sekali tidak memikirkannya.

Yang berubah bukan selalu detak jantungnya.

Perhatianmu yang berubah.

Tubuh Memiliki Banyak Hal yang Bekerja Secara Otomatis

Jantung merupakan salah satu contoh proses tubuh yang terus bekerja tanpa perlu kita kendalikan secara sadar.

Kita tidak perlu bangun setiap pagi dan mengingatkan jantung untuk mulai berdetak.

Sistem tubuh mengatur proses tersebut secara otomatis.

Hal yang sama juga terjadi pada banyak fungsi lain yang jarang kita sadari sampai ada perubahan tertentu.

Detak Jantung Tidak Pernah Hilang dari Tubuh

Jantung tetap bekerja setiap saat.

Namun, otak tidak selalu merasa perlu membuat kita menyadari setiap detaknya.

Selama semuanya berjalan seperti biasa, perhatian kita dapat digunakan untuk melihat, mendengar, berpikir, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.

Baru ketika detaknya berubah, menjadi lebih kuat, atau ketika kita sengaja memperhatikannya, sensasi tersebut terasa kembali.

Jadi, sekarang setelah membaca artikel ini, coba berhenti sebentar.

Kamu mungkin baru menyadari sesuatu yang sebenarnya sudah terjadi sepanjang waktu: jantungmu tidak pernah berhenti bekerja, hanya saja otakmu tidak selalu mengajakmu untuk memperhatikannya.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE