Kenapa Kita Bisa Tiba-tiba Lupa Kenapa Masuk ke Sebuah Ruangan?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah berjalan menuju kamar atau dapur dengan tujuan yang sangat jelas, tetapi begitu sampai di sana justru berhenti dan berpikir, "Eh, aku ke sini mau ngapain, ya?"
Beberapa detik sebelumnya kamu mungkin masih tahu persis apa yang ingin dilakukan. Namun, setelah melewati pintu, tujuan tersebut seperti tiba-tiba menghilang dari kepala.
Fenomena ini cukup umum terjadi dan sering dikaitkan dengan cara memori serta perhatian bekerja ketika kita berpindah dari satu konteks ke konteks lain.
Otak Menghubungkan Ingatan dengan Situasi
Saat ingin melakukan sesuatu, otak tidak hanya menyimpan informasi tentang tugas tersebut.
Informasi juga dapat terhubung dengan kondisi dan lingkungan ketika kita memikirkannya.
Misalnya, saat berada di ruang tamu kamu tiba-tiba ingat ingin mengambil minum.
Keinginan tersebut muncul dalam konteks ketika kamu sedang berada di ruang tamu.
Berpindah Ruangan Bisa Mengubah Konteks
Ketika berjalan menuju dapur, kamu mulai bergerak dan memasuki lingkungan yang berbeda.
Pemandangan, benda-benda di sekitar, dan fokus perhatian juga berubah.
Perubahan konteks tersebut dapat membuat informasi yang sebelumnya sedang ada dalam perhatian menjadi lebih sulit diakses.
Itulah sebabnya saat melewati pintu, kita terkadang merasa seperti tujuan awal tadi menghilang.
Bukan Berarti Ingatannya Benar-benar Hilang
Informasi tersebut sebenarnya belum tentu lenyap dari ingatan.
Sering kali, kita hanya kehilangan petunjuk yang membantu memunculkannya.
Karena itu, ada satu hal yang cukup sering berhasil dilakukan banyak orang.
Mereka kembali ke tempat sebelumnya.
Begitu kembali ke ruangan tempat ide tersebut muncul, tiba-tiba mereka ingat lagi apa yang tadi ingin dilakukan.
Gangguan di Tengah Jalan Juga Bisa Berpengaruh
Saat berjalan menuju ruangan lain, perhatian kita bisa dengan mudah berpindah.
Mungkin melihat HP, mendengar seseorang berbicara, atau tiba-tiba memikirkan hal lain.
Informasi baru tersebut dapat mengambil tempat dalam perhatian.
Akhirnya, tujuan awal yang hanya disimpan sementara menjadi terlupakan.
Kenapa Semakin Dicari Justru Kadang Tidak Ingat?
Saat panik mencoba mengingat, kita justru bisa semakin fokus pada pertanyaan, "Tadi aku mau ngapain?"
Namun, kita tidak selalu berhasil menemukan jawabannya dengan langsung memaksakan diri.
Kadang, kembali melakukan aktivitas sebelumnya atau melihat petunjuk tertentu justru membantu ingatan muncul kembali.
Memori Kerja Memang Tidak Menyimpan Semuanya Lama-Lama
Tujuan sederhana seperti mengambil barang atau mengecek sesuatu sering ditahan sementara dalam memori kerja.
Karena kapasitas memori kerja terbatas, informasi tersebut bisa mudah tergantikan ketika perhatian berpindah.
Hal ini terutama dapat terjadi ketika kita melakukan banyak hal sekaligus.
Jadi, Pintu Tidak Benar-Benar Membuat Kita Lupa
Masuk ke ruangan baru memang bisa bertepatan dengan perubahan konteks yang membuat tujuan sebelumnya lebih sulit diingat.
Ditambah dengan berbagai gangguan di sepanjang jalan, informasi yang tadi terasa jelas bisa tiba-tiba sulit ditemukan.
Namun, bukan berarti otakmu rusak atau ingatanmu hilang.
Kadang, kamu hanya kehilangan "jalan" untuk menemukan kembali informasi tersebut.
Jadi, kalau suatu hari kamu berdiri di tengah dapur sambil bingung kenapa kamu ada di sana, coba tarik napas dan pikirkan apa yang sedang kamu lakukan sebelumnya.
Atau kalau perlu, balik lagi ke ruangan awal. Siapa tahu, begitu melewati tempat yang sama, tujuanmu langsung muncul kembali di kepala.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!