Dedi Mulyadi Masih Tegas: Study Tour di Jabar Tetap Dilarang! Tapi Wali Kota dan Bupati Beda Suara
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tegaskan larangan study tour tetap berlaku, meski sejumlah kepala daerah justru beri kelonggaran.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jawa Barat lagi panas soal aturan study tour, nih Gen! Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa larangan kegiatan study tour sekolah masih tetap berlaku di level provinsi.
Tapi ternyata, beberapa kepala daerah di kota dan kabupaten justru buka jalan untuk siswa buat study tour, asal sesuai aturan dengan aturan yang sudah ditetapkan.
Dedi blak-blakan mengatakan, menjadikan siswa sebagai objek untuk mendongkrak sektor pariwisata itu nggak ada dasar akademis maupun moralnya.
"Menjadikan anak sekolah sebagai obyek dalam upaya peningkatan kunjungan wisata daerah merupakan tindakan yang tidak memiliki dasar akademis maupun moral," ujar Dedi, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, pendidikan harus jauh dari praktik eksploitatif. Larangan study tour ini sejalan dengan aturan Pemprov Jabar lainnya seperti pelarangan jual-beli LKS atau seragam di sekolah. Tapi, asal Gen tahu, nyatanya beda daerah beda sikap lho!
Daerah-daerah yang Membolehkan Study Tour
- Bandung
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa study tour boleh saja dilakukan asal tidak memiliki pengaruh ke nilai. Bahkan kalau mau keluar provinsi, itu juga diperbolehkan.
"Mangga weh, saya tidak bisa melarang, masa saya larang. Kalau Bandung sendiri, Bandung mah bebas. Bandung ini kota terbuka, itu artinya masuk boleh, keluar juga boleh," katanya santai.
- Cirebon
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, juga tidak mempermasalahkan selama ada aturan yang jelas.
"Kegiatan semacam ini bisa menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dunia luar dan mendapatkan pengalaman baru yang tidak mereka peroleh di ruang kelas," katanya.
- Kabupaten Bandung
Bupati Dadang Supriatna juga membolehkan asal ada manfaatnya dan disepakati orang tua. Tapi dia wanti-wanti, kalau kegiatan study tour ini dilarang, maka berikanlah solusi sebagai penggantinya.
- Karawang
Disdikpora Karawang masih membolehkan study tour, tapi cuma untuk di dalam kota dan tidak untuk di luar kota.
- Sumedang
Sementara Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mendukung kebijakan Dedi sepenuhnya. Tapi, ia masih memberikan kelonggaran asal study tour dilakukan masih di dalam Provinsi Jabar.
Perdebatan soal larangan dan kebebasan kegiatan study tour di Jawa Barat menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan sektor pariwisata.
Gubernur Dedi Mulyadi tetap pada pendiriannya untuk menjaga dunia pendidikan dari praktik eksploitatif, sementara sejumlah kepala daerah melihat potensi edukatif dari kegiatan di luar kelas.
Apapun kebijakan yang diambil, kepentingan siswa dan nilai pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama. Bagaimana menurutmu Gen?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!