Gara-Gara Mirip Donald Trump, Kerbau Ini Diselamatkan dari Penyembelihan

Kerbau albino berambut pirang asal Bangladesh viral di media sosial karena disebut mirip Donald Trump hingga batal dijadikan hewan kurban.

Gara-Gara Mirip Donald Trump, Kerbau Ini Diselamatkan dari Penyembelihan
Kerbau berambut pirang yang disebut mirip Donald Trump. - (Dok. x.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kerbau berambut pirang yang disebut mirip Donald Trump mendadak viral hingga batal dijadikan hewan kurban Iduladha.

Fenomena unik kembali ramai dibicarakan di media sosial setelah seekor kerbau albino asal Bangladesh disebut memiliki wajah dan gaya rambut mirip Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hewan langka tersebut menjadi sorotan publik karena memiliki rambut pirang panjang di bagian dahinya yang dianggap menyerupai ciri khas rambut Donald Trump.

Kerbau albino itu diketahui memiliki bobot sekitar 700 kilogram dan awalnya dipersiapkan sebagai hewan kurban untuk perayaan Iduladha. Namun siapa sangka, popularitasnya yang mendadak melonjak justru membuat hewan tersebut batal disembelih.

Viral Karena Rambut Pirang Mirip Donald Trump

Kerbau unik tersebut berasal dari sebuah peternakan di distrik Narayanganj, dekat kota Dhaka, Bangladesh. Penampilannya langsung menarik perhatian warga karena berbeda dari kerbau pada umumnya yang biasanya berwarna gelap.

Warna tubuh albino yang terang dipadukan dengan rambut panjang pirang di area kepala membuat banyak warganet menyebutnya sebagai "kerbau Donald Trump". Julukan itu kemudian viral di berbagai platform media sosial dan memancing rasa penasaran masyarakat.

Banyak warga bahkan datang dari berbagai daerah hanya untuk melihat langsung sekaligus berfoto dengan kerbau tersebut. Tidak sedikit pula yang mengunggah penampakannya ke media sosial hingga membuat namanya semakin populer.

Nama "Donald Trump" Berasal dari Keluarga Pemilik

Pemilik peternakan bernama Ziauddin Mridha mengungkapkan bahwa nama "Donald Trump" diberikan oleh adik laki-lakinya. Alasannya karena mereka melihat kemiripan gaya rambut kerbau itu dengan presiden AS tersebut.

Menurut sang pemilik, kerbau albino itu juga memiliki sifat yang jinak dan membutuhkan perawatan ekstra setiap hari. Hewan tersebut rutin dimandikan dan diberi makan dalam jumlah cukup agar kesehatannya tetap terjaga.

Keberadaan kerbau albino sendiri memang sangat jarang ditemukan di Bangladesh. Karena itu, hewan tersebut tampil mencolok di antara ternak lain menjelang musim Iduladha.

Batal Disembelih karena Dikhawatirkan Picu Kerumunan

Awalnya, kerbau unik itu sudah dibeli oleh pelanggan untuk dijadikan hewan kurban Iduladha. Namun di saat-saat terakhir, pemerintah Bangladesh mengambil keputusan mengejutkan.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, meminta agar kerbau tersebut diselamatkan dan tidak jadi disembelih. Keputusan itu diambil karena tingginya minat masyarakat yang dikhawatirkan dapat memicu masalah keamanan.

Lonjakan pengunjung yang terus berdatangan membuat pemerintah khawatir terjadi kerumunan besar menjelang Iduladha. Akhirnya, uang pembeli dikembalikan dan kerbau albino tersebut dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka.

Seorang pejabat kementerian menyebut keputusan penyelamatan dilakukan karena perhatian publik terhadap kerbau tersebut dinilai sudah sangat besar. Kini, kerbau yang dijuluki mirip Donald Trump itu justru menjadi salah satu hewan paling terkenal di Bangladesh menjelang Iduladha tahun ini.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE