Menkes Siapkan RS Rujukan untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, dari RSCM hingga RSJ

Menkes Siapkan RS Rujukan untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, dari RSCM hingga RSJ
- (Dok. Mistar).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan untuk menangani korban kecelakaan kereta di Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan lanjutan, baik secara fisik maupun mental.

Insiden tabrakan antara KRL dan kereta jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Menkes menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan berharap para korban yang sedang dirawat dapat segera pulih.

Ia menjelaskan, jika korban membutuhkan perawatan lanjutan, pemerintah telah menyiapkan fasilitas rujukan seperti Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Kedua rumah sakit tersebut disiapkan untuk menangani kasus dengan kebutuhan medis yang lebih kompleks.

Selain itu, pemerintah juga membuka akses layanan kesehatan mental bagi korban. Untuk penanganan psikologis, rumah sakit jiwa seperti RSJ Dr. Soeharto Heerdjan disiapkan sebagai bagian dari dukungan pemulihan trauma.

Saat ini, sebagian besar korban luka telah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan medis, termasuk rujukan lanjutan, akan difasilitasi sesuai kondisi masing-masing pasien.

Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia hingga pukul 08.45 WIB, kecelakaan tersebut mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.

Upaya ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah dalam menangani dampak kecelakaan, sekaligus memastikan korban mendapatkan layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari penanganan fisik hingga pemulihan kondisi mental.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE