Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Jadi Sorotan Media Internasional, Ini Faktanya

Media Asing Ungkap Detik-Detik Evakuasi dan Kesaksian Korban

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Jadi Sorotan Media Internasional, Ini Faktanya
Insiden tabrakan antara Commuter Line (KRL) dan KA jarak jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Insiden tabrakan antara Commuter Line (KRL) dan KA jarak jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam tak hanya menyita perhatian dalam negeri, tetapi juga menjadi headline di berbagai media internasional. Peristiwa tragis ini dilaporkan secara luas, menyoroti proses evakuasi hingga kesaksian para korban selamat.

Media asal Qatar, Al Jazeera, mengangkat kejadian ini dalam format video dengan fokus pada upaya penyelamatan korban. Dalam laporannya, tim evakuasi digambarkan bekerja keras mengeluarkan penumpang yang terjebak di dalam rangkaian kereta yang rusak parah.

Sorotan serupa juga datang dari The Washington Post yang berbasis di Amerika Serikat. Media tersebut memberitakan kecelakaan ini dengan menekankan jumlah korban jiwa dalam insiden yang terjadi di dekat ibu kota Indonesia.

Sementara itu, media Singapura Channel NewsAsia turut mengulas kejadian ini secara detail. Dalam artikelnya, mereka menyoroti upaya tim penyelamat yang berusaha menjangkau korban yang masih terjebak di dalam gerbong. CNA juga mengutip pernyataan juru bicara PT Kereta Api Indonesia, Anna Purba, yang menyebutkan adanya korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Tak hanya data, laporan internasional ini juga menghadirkan kisah dari korban selamat. Salah satunya adalah Sausan (27), yang menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku situasi berubah dalam hitungan detik setelah terdengar suara benturan keras. Penumpang yang sudah bersiap turun mendadak terjebak di dalam gerbong, saling berhimpitan tanpa sempat menyelamatkan diri.

Dalam kesaksiannya kepada AFP, Sausan menggambarkan kondisi di dalam kereta yang penuh kepanikan. Ia bahkan sempat takut kehabisan napas akibat terjepit di antara penumpang lain. Beruntung, posisinya yang berada di bagian atas membuatnya lebih cepat dievakuasi oleh tim penyelamat.

Pemberitaan dari berbagai media global ini menunjukkan besarnya perhatian dunia terhadap insiden tersebut, sekaligus menggambarkan betapa seriusnya dampak kecelakaan yang terjadi di Bekasi Timur.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE