Kenapa Jari Tangan Bisa Keriput Saat Terlalu Lama di Air?

Kenapa Jari Tangan Bisa Keriput Saat Terlalu Lama di Air?
- (Dok. freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah berendam atau mandi cukup lama, lalu melihat ujung jari tangan dan kaki berubah menjadi keriput?

Dulu, banyak orang mengira hal tersebut terjadi karena kulit menyerap air dan kemudian mengembang. Namun, prosesnya ternyata lebih menarik karena melibatkan respons dari sistem saraf tubuh.

Bukan Sekadar Karena Kulit Menyerap Air

Jika keriput hanya terjadi karena kulit menyerap air, semua bagian tubuh seharusnya mengalami perubahan yang sama.

Namun, kerutan paling mudah terlihat pada bagian tertentu, terutama ujung jari tangan dan kaki.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ada mekanisme lain yang ikut berperan.

Tubuh Memberikan Respons Saat Kulit Lama Terkena Air

Ketika kulit berada di dalam air dalam waktu tertentu, sistem saraf memicu perubahan pada pembuluh darah kecil di bawah kulit.

Pembuluh darah tersebut menyempit sehingga volume jaringan di bawah permukaan kulit berubah.

Akibatnya, permukaan kulit membentuk lipatan-lipatan kecil yang kita lihat sebagai kerutan.

Kenapa Terjadi di Jari?

Ujung jari memiliki struktur kulit yang berbeda dan sangat sering digunakan untuk menyentuh serta menggenggam benda.

Karena itu, perubahan pada area tersebut menjadi lebih terlihat dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Respons ini terutama terjadi pada kulit yang tidak memiliki banyak rambut, seperti telapak tangan dan telapak kaki.

Kerutan Mungkin Membantu Kita Menggenggam

Ada teori yang menarik mengenai fungsi kerutan tersebut.

Lipatan pada ujung jari diduga dapat membantu meningkatkan kemampuan menggenggam benda ketika tangan berada dalam kondisi basah.

Kerutan dapat berfungsi seperti pola kecil yang membantu mengalirkan air dari permukaan kontak.

Prinsipnya sedikit mirip dengan pola pada ban yang membantu mengurangi air di antara ban dan permukaan jalan.

Kenapa Tidak Langsung Keriput?

Kalau memasukkan tangan ke dalam air selama beberapa detik, jari biasanya belum langsung berubah.

Tubuh membutuhkan waktu untuk menghasilkan respons tersebut.

Setelah berada di dalam air cukup lama, perubahan pada pembuluh darah dan permukaan kulit mulai menjadi lebih terlihat.

Keriput Akan Hilang Setelah Kering

Setelah tangan keluar dari air dan kondisi tubuh kembali normal, pembuluh darah secara bertahap kembali ke keadaan sebelumnya.

Lipatan pada kulit pun perlahan menghilang.

Karena itu, keriput setelah mandi bukan merupakan perubahan permanen pada kulit.

Jadi, Jari Keriput Saat Mandi Bukan Sekadar Efek Air

Kerutan pada jari merupakan hasil dari respons tubuh terhadap paparan air dalam waktu tertentu.

Sistem saraf memengaruhi pembuluh darah di bawah kulit, lalu perubahan tersebut membuat permukaan kulit membentuk lipatan.

Menariknya, respons sederhana ini mungkin memiliki manfaat praktis.

Dengan membentuk pola pada permukaan jari, tangan bisa memiliki kemampuan yang lebih baik untuk berinteraksi dengan benda basah.

Jadi, saat melihat jari berubah keriput setelah terlalu lama berendam, tubuhmu sebenarnya sedang melakukan respons otomatis yang jauh lebih kompleks daripada sekadar menyerap air.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE