Bottas dan Perez Comeback ke F1, Resmi Perkuat Tim Baru Cadillac di 2026
JAKARTA, GENVOICE.ID - Valtteri Bottas dan Sergio Perez dipastikan kembali ke grid Formula 1 pada musim 2026. Keduanya diumumkan sebagai pembalap untuk tim baru Cadillac, yang akan melakukan debutnya di ajang balap paling bergengsi tersebut.
Kabar ini menjadi sorotan besar mengingat baik Bottas maupun Perez tidak memiliki kursi di F1 tahun 2025 setelah dilepas oleh tim masing-masing pada akhir musim lalu. Namun, pengalaman panjang mereka di lintasan menjadi alasan utama General Motors (GM), induk dari Cadillac, merekrut keduanya.
Mark Reuss, presiden GM, menyebut Bottas dan Perez sebagai kombinasi yang solid untuk mengawali perjalanan Cadillac. "Mereka punya pengalaman podium dan kemenangan yang dibutuhkan. Ini adalah pasangan yang bisa menjadi fondasi kuat bagi tim kami," ujarnya.
Bottas, yang kini berusia 36 tahun, pernah meraih 10 kemenangan bersama Mercedes ketika menjadi rekan setim Lewis Hamilton pada 2017-2021. Ia juga mencatatkan 20 pole position dalam kariernya. Setelah meninggalkan Mercedes, Bottas membalap untuk Sauber hingga 2024 sebelum akhirnya berperan sebagai pembalap cadangan Mercedes di musim ini.
Sementara itu, Perez yang berusia 35 tahun memiliki enam kemenangan grand prix, lima di antaranya bersama Red Bull Racing. Namun, kontraknya bersama tim tersebut diputus lebih awal di akhir 2024 karena dinilai gagal memberikan dukungan maksimal bagi Max Verstappen.
Meski Cadillac sempat dikaitkan dengan nama-nama dari IndyCar seperti Colton Herta dan Josef Newgarden, pihak tim menegaskan bahwa pengalaman di F1 lebih diutamakan. CEO TWG Motorsports, Dan Towriss, menyebut bahwa pilihan pada Bottas dan Perez dilandasi kebutuhan akan kepemimpinan serta pemahaman teknis yang mendalam. "Kami memang mempertimbangkan talenta muda, tapi pengalamanlah yang akhirnya jadi penentu," jelasnya.
Baik Bottas maupun Perez menyambut antusias kesempatan ini. Bottas mengaku sudah berdiskusi dengan Cadillac sejak dua tahun lalu dan yakin struktur tim yang ada mampu membawa mereka berkembang cepat. Perez pun melihat ini sebagai peluang untuk kembali menikmati balapan setelah tahun-tahun sulit di Red Bull.
Meski begitu, tim baru biasanya harus berjuang keras di musim debut. Prinsipal tim, Graeme Lowdon, bahkan mengakui kemungkinan besar Cadillac akan menjadi backmarker pada awalnya. Namun, dengan dua pembalap berpengalaman di kokpit, mereka berharap bisa mempercepat proses menuju kompetitif di grid.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!