Prabowo Terbang ke Prancis saat Idul Adha, Apa yang Dibahas?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis bertepatan dengan momen Hari Raya Iduladha 2026. Kunjungan tersebut disebut telah melalui berbagai pertimbangan strategis dan diyakini akan membawa manfaat bagi Indonesia dalam jangka panjang.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan agenda lawatan Presiden ke luar negeri tidak dilakukan tanpa alasan. Menurutnya, setiap perjalanan kenegaraan telah mempertimbangkan kepentingan nasional, termasuk peluang kerja sama yang dapat berdampak positif bagi Indonesia.
Saifullah Yusuf menegaskan Presiden memiliki pertimbangan khusus sebelum memutuskan melakukan kunjungan, baik ke daerah di dalam negeri maupun ke negara lain. Ia optimistis hasil dari agenda tersebut nantinya akan memberikan manfaat untuk Indonesia di masa mendatang.
Kunjungan Presiden ke Prancis juga menarik perhatian karena berlangsung berdekatan dengan perayaan Iduladha. Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa jadwal salat Iduladha Presiden memang menyesuaikan agenda kunjungan kenegaraan yang sudah lebih dulu direncanakan.
Menurut Fadli Zon, Presiden dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha di Paris sebelum memulai rangkaian agenda resmi kenegaraan. Ia menyebut tidak ada persoalan terkait lokasi pelaksanaan salat hari raya karena ibadah tersebut dapat dilakukan di mana saja selama memungkinkan.
Presiden Prabowo disebut akan menjalankan salat Iduladha di kompleks Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris. Tahun sebelumnya, Presiden diketahui merayakan Iduladha di Indonesia, sementara tahun ini momentum tersebut bertepatan dengan agenda state visit ke Prancis.
Lawatan Prabowo ke Prancis diperkirakan akan mencakup sejumlah agenda diplomatik dan kerja sama bilateral. Hubungan Indonesia dan Prancis selama beberapa tahun terakhir memang terus berkembang, mulai dari sektor pertahanan, budaya, pendidikan, hingga ekonomi dan investasi.
Prancis sendiri menjadi salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Eropa. Hubungan kedua negara juga sempat menjadi sorotan setelah kerja sama pengadaan alat utama sistem pertahanan serta peningkatan kolaborasi di bidang industri kreatif dan kebudayaan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!