Sebelum Tayang, Film Biopik Michael Jackson Tuai Kontroversi!

Sebelum Tayang, Film Biopik Michael Jackson Tuai Kontroversi!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film biopik terbaru bertajuk Michael yang dibintangi Jaafar Jackson dijadwalkan tayang perdana pada 24 April 2026, setelah mengalami penundaan selama beberapa tahun.

Disutradarai oleh Antoine Fuqua, film ini langsung menjadi sorotan publik karena cara penggambarannya terhadap sosok Michael Jackson.

Menjelang perilisan, keluarga besar Jackson, termasuk Prince Jackson dan produser Graham King, menggelar pemutaran perdana di kampung halaman mereka di Gary, Indiana. Acara tersebut juga diisi dengan diskusi panel yang dipandu oleh Wali Kota Eddie D. Melton.

Dalam kesempatan itu, Melton menilai bahwa film ini sebaiknya difokuskan untuk merayakan kontribusi besar Michael Jackson di dunia musik, tanpa harus mengangkat kembali kontroversi masa lalunya.

"Saya rasa tidak perlu membahas tuduhan-tuduhan tersebut. Kita perlu merayakan siapa dia dan kontribusinya yang telah mengubah banyak kehidupan," ujarnya.

Film ini juga menampilkan deretan aktor ternama seperti Colman Domingo dan Nia Long yang berperan sebagai orang tua Michael Jackson. Kualitas produksi film pun mendapat pujian dari berbagai pihak.

Namun di balik itu, laporan menyebutkan bahwa versi awal film sempat memasukkan kasus hukum yang menimpa Jackson pada 1993. Adegan tersebut kemudian dihapus setelah adanya kesepakatan senilai 25 juta dolar AS dengan pihak pelapor yang melarang kasus tersebut diangkat dalam karya film.

Akibat perubahan tersebut, pihak ahli waris Jackson bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar 10 hingga 15 juta dolar AS untuk proses pengambilan gambar ulang.

Pengacara hiburan James L. Walker Jr. menilai bahwa kejujuran dalam menyampaikan kisah hidup tokoh publik tetap menjadi hal penting.

"Tidak bisa menceritakan sebuah kisah tanpa menyampaikan keseluruhannya, baik sisi baik maupun buruk," ujarnya.

Meski begitu, ia juga menambahkan bahwa kecintaan penggemar terhadap karya Michael Jackson diyakini tetap kuat, terlepas dari berbagai kontroversi yang pernah muncul.

Di sisi lain, tantangan hukum masih membayangi pihak ahli waris Jackson. Pada Februari 2026, muncul gugatan baru dari empat anggota keluarga yang menuduh adanya tindakan kejahatan seksual yang terjadi dalam rangkaian tur dunia.

Menanggapi hal tersebut, pengacara pihak ahli waris, Marty Singer, menyebut gugatan tersebut sebagai upaya mencari keuntungan semata.

"Ini hanya upaya mencari uang secara putus asa," tegasnya.

Pada Maret 2026, pengadilan akhirnya mengabulkan permohonan pihak ahli waris untuk memindahkan kasus tersebut ke jalur arbitrase guna proses penyelesaian lebih lanjut.

Dengan berbagai kontroversi yang menyertai, film Michael tetap menjadi salah satu rilisan paling dinantikan tahun ini, sekaligus memicu diskusi luas tentang bagaimana sosok legenda besar seharusnya dikenang dan diceritakan.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE