Bosan Malioboro? Pantai Glagah Jadi Hidden Gem Jogja dengan Wisata Anti Mainstream

Meski sempat lengang di siang hari, Pantai Glagah tetap dipadati wisatawan luar kota dan berpotensi membludak jelang akhir libur Lebaran

Bosan Malioboro? Pantai Glagah Jadi Hidden Gem Jogja dengan Wisata Anti Mainstream
Pantai Glagah Kulon Progo. - (Dok. genvoice.id/Rere).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pantai Glagah Indah di Kulon Progo, Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur Lebaran. Namun, pada Kamis, 26 Maret sekitar pukul 14.00 WIB, suasana pantai ini terlihat sedikit berbeda. Jumlah pengunjung terpantau menurun dibanding hari-hari sebelumnya.

Kondisi ini diduga karena waktu kunjungan yang masih siang hari, di mana cuaca terasa cukup panas. Banyak wisatawan kemungkinan memilih datang pada sore hari untuk menikmati suasana pantai yang lebih sejuk dan nyaman.

Meski begitu, bukan berarti Pantai Glagah benar-benar sepi. Tingkat keramaian masih berada di kisaran 60 persen, dengan mayoritas pengunjung berasal dari luar kota Yogyakarta. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik pantai ini tetap kuat, terutama bagi para pemudik yang ingin berwisata sebelum kembali ke rutinitas.

Salah satu alasan Pantai Glagah banyak dikunjungi adalah lokasinya yang strategis. Bagi wisatawan yang sudah menghabiskan waktu di kawasan Malioboro dan sekitarnya, pantai ini menjadi pilihan tepat untuk bersantai sebelum melanjutkan perjalanan, terutama bagi mereka yang akan terbang melalui Bandara YIA.

Akses menuju Pantai Glagah pun tergolong mudah. Dari Stasiun Yogyakarta, pengunjung bisa menggunakan kereta bandara menuju YIA, kemudian melanjutkan perjalanan dengan taksi online. Jaraknya pun cukup dekat, hanya sekitar 20 menit.

Tak hanya soal lokasi, Pantai Glagah juga menawarkan beragam aktivitas menarik. Pengunjung bisa menikmati pemandangan laut sambil berfoto di berbagai spot Instagramable, termasuk di area pemecah ombak yang ikonik, tentu dengan tetap mematuhi batas aman yang telah ditentukan.

Bagi pecinta adrenalin, tersedia wahana ATV yang bisa digunakan untuk menjelajahi hamparan pasir luas. Selain itu, ada juga pilihan berkeliling pantai menggunakan kendaraan tradisional seperti "kudu". Untuk keluarga yang membawa anak-anak, tersedia kolam renang kecil yang aman dan menyenangkan.

Pengalaman tak kalah menarik adalah menyusuri laguna menggunakan perahu. Sementara untuk urusan kuliner, Pantai Glagah menawarkan berbagai hidangan laut unik seperti undur-undur crispy, baby crab, cumi-cumi, udang crispy, ikan wader, hingga rumput laut crispy yang menggugah selera.

Dengan segala daya tarik tersebut, Pantai Glagah membuktikan bahwa eksplorasi Yogyakarta tidak hanya sebatas Malioboro. Destinasi ini layak menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana berbeda.

Menjelang akhir pekan sekaligus penutup masa libur Lebaran sebelum aktivitas kembali normal pada 30 Maret, Pantai Glagah diprediksi akan kembali dipadati pengunjung. Jadi, jika ingin menikmati suasana yang lebih santai, mungkin siang hari justru bisa jadi waktu terbaik sebelum keramaian memuncak.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE