Zverev Amankan Tiket Semifinal Australian Open, Hentikan Langkah Impresif Learner Tien
JAKARTA, GENVOICE.ID - Alexander Zverev melaju ke semifinal Australian Open untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah menghentikan catatan terbaik dalam karier Learner Tien di turnamen Grand Slam, Selasa.
Petenis Jerman itu harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 6-3, 6-7(5), 6-1, 7-6(3) dan menjaga asa meraih gelar Grand Slam pertamanya.
Zverev, yang tahun lalu mencapai final Grand Slam ketiganya di Melbourne, mengakui pertandingan berjalan sulit, terutama karena permainan solid Tien dari baseline. "Learner bermain luar biasa dari baseline. Saya rasa sudah lama saya tidak menghadapi pemain yang bermain sebaik itu dari baseline," ujar Zverev, dikutip dari ATP. Ia juga menegaskan pentingnya servis dalam kemenangan tersebut. "Tanpa ace saya, saya mungkin tidak akan menang hari ini. Saya jelas sangat senang dengan servis saya dan secara umum senang bisa kembali ke semifinal."
Dengan atap Rod Laver Arena ditutup akibat cuaca panas ekstrem, petenis peringkat tiga dunia itu mengontrol pertandingan lewat servis yang kuat dan konsisten. Berdasarkan statistik ATP, Zverev mencetak 24 ace sepanjang laga. Ia juga berhasil menyelamatkan ketiga break point yang dihadapinya dengan servis yang tak terjangkau, termasuk satu momen krusial yang sekaligus menjadi set point saat tertinggal 5-6 di set keempat. Secara keseluruhan, Zverev memenangi 106 reli, jauh di atas Tien yang mengoleksi 68 poin dari pertukaran bola.
Tien sempat memberi ancaman serius setelah sebelumnya menyingkirkan Daniil Medvedev di babak keempat. Unggulan ke-25 itu memenangi tie-break set kedua usai mencetak empat poin beruntun, membuat laga semakin ketat. Namun, keunggulan servis Zverev kembali menjadi pembeda di set ketiga, sebelum petenis Jerman tersebut memastikan kemenangan di tie-break set keempat. Zverev sempat unggul jauh 6/0 di momen penentuan itu, meski satu kesalahan ganda pertamanya di pertandingan sempat menambah sedikit drama.
Zverev sendiri menutup musim 2025 di peringkat ketiga dunia, meski menyebut tahun tersebut sebagai "sangat tidak memuaskan" karena hanya meraih satu gelar di Munich. Namun, performanya di Melbourne menunjukkan standar tinggi yang kembali ia temukan, terutama lewat kemenangan atas Francisco Cerundolo dan Learner Tien, dua pemain yang sempat mengalahkannya dalam pertemuan sebelumnya tahun lalu.
Dengan hasil ini, Zverev mencatatkan semifinal Grand Slam ke-10 dalam kariernya dan yang pertama sejak Australian Open tahun lalu. Ia kini menunggu pemenang laga perempat final antara petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz dan favorit tuan rumah Alex de Minaur.
Sementara itu, langkah Tien tetap mencuri perhatian. Petenis muda tersebut melampaui pencapaian babak keempat yang ia raih tahun lalu di Australian Open dan kini naik ke peringkat 24 dunia, membuka peluang debutnya di jajaran Top 25 ATP.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!