Tragis! Pasutri Ponorogo Tewas Dibunuh Anak Sendiri, Terungkap Saat Kakak Korban Datang Menjenguk

Kronologi Tragis: Pasutri Kaseno dan Sarilah Ditemukan Tewas Tertutup Selimut di Ponorogo

Tragis! Pasutri Ponorogo Tewas Dibunuh Anak Sendiri, Terungkap Saat Kakak Korban Datang Menjenguk
Pelaku pembunuhan kedua orang tuanya di Ponorogo. - (Dok. X @dhemit_is_back).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tragedi gegerkan Ponorogo, Jawa Timur. Sepasang suami istri (pasutri) di Dusun Sedandang, Desa Pomahan, ditemukan tewas mengenaskan di rumah mereka sendiri.

Kabar pembunuhan ini semakin memilukan karena pelakunya diduga adalah anak kandung korban. Kasus pembunuhan pasutri di Ponorogo oleh anaknya sendiri ini terungkap pada Senin (22/9/2025) setelah anak korban yang lain datang berkunjung dan merasa curiga.

Kronologi Penemuan: Kecurigaan Sang Kakak

Peristiwa tragis ini terungkap pada Senin (22 September 2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Jasad korban baru ditemukan enam jam kemudian, sekitar pukul 09.00 WIB, saat anak korban yang lain, Harti, datang menjenguk.

Menurut Ketua RT setempat, Jarno, Harti yang tinggal beda desa merasa ada yang janggal. Biasanya ia selalu diperbolehkan masuk, namun saat itu ia dilarang masuk oleh adiknya, Sukar, yang berada di dalam rumah. Karena curiga, Harti lantas melapor kepada Ketua RT.

Jarno dan warga segera mendatangi rumah tersebut. Di dalam, mereka menemukan jasad Kaseno dan Sarilah sudah tak bernyawa di atas kasur, tertutup jarik dan selimut.

Plot Twist Tragis: Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kasus ini semakin memilukan setelah terungkap bahwa pelaku pembunuhan diduga adalah anak korban sendiri. Informasi terbaru menyebutkan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan halusinasi.

Saat ini, pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian pasutri tersebut.

Pemakaman Penuh Haru

Setelah melalui proses otopsi, kedua korban dimakamkan pada Selasa (23 September 2025) di TPU Sekedek. Suasana pemakaman diliputi tangis haru, di mana jasad Kaseno dan Sarilah dimakamkan dalam satu liang lahat. Menantu korban, Pairin Edi Sucipto, membenarkan bahwa kedua mertuanya dimakamkan bersama.

Gen! Kita berharap pihak berwajib segera menuntaskan penyelidikan ini dan masalah gangguan jiwa yang melatarbelakangi insiden tragis ini juga mendapat penanganan yang tepat.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE