Laga Sengit! Liverpool Menang 3-2 atas Newcastle, Pemain Muda Rio Ngumoha Jadi Pahlawan

Laga Sengit! Liverpool Menang 3-2 atas Newcastle, Pemain Muda Rio Ngumoha Jadi Pahlawan
- (Dok. The Independent).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama Rio Ngumoha mendadak jadi sorotan usai mencetak gol kemenangan Liverpool dalam drama 3-2 melawan Newcastle di St James' Park, Senin malam. Pemain berusia 16 tahun itu bukan hanya memastikan tiga poin penting bagi The Reds, tetapi juga menorehkan sejarah sebagai pencetak gol termuda klub di Premier League.

Masuk pada menit ke-96 sebagai langkah terakhir pelatih Arne Slot, Ngumoha hanya butuh empat menit untuk mencatatkan namanya di papan skor. Umpan rendah Mohamed Salah yang dilewati Dominik Szoboszlai langsung disambut dengan tenang olehnya, menghasilkan gol di menit ke-100 yang membuat ribuan pendukung Liverpool di tribune tamu bersorak histeris.

Gol ini menjadikan Ngumoha sebagai pencetak gol keempat termuda dalam sejarah Premier League, sejajar dengan nama besar seperti Wayne Rooney yang juga mencetak gol kemenangan di usia 16 tahun untuk Everton pada 2002. Tak heran, rekan setimnya langsung berlari memeluknya, sementara para penggemar memuji ketenangan sang remaja di momen penuh tekanan.

Virgil van Dijk mengingatkan juniornya itu agar tidak cepat puas. "Ini debut impian, tapi perjalanan baru dimulai. Dia harus tetap rendah hati dan bekerja keras," kata kapten Liverpool. Slot pun memuji finishing Ngumoha, menyebut sang pemain punya rasa percaya diri luar biasa untuk ukuran usia 16 tahun.

Perjalanan Ngumoha menuju panggung utama sebenarnya sudah terlihat sejak pramusim. Ia tampil menawan dalam uji coba melawan Athletic Bilbao, AC Milan, hingga Yokohama F. Marinos, dengan torehan gol dan assist yang membuat namanya diperhitungkan. Bahkan, ia sempat mencatat rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter bagi Liverpool dalam ajang Piala FA Januari lalu.

Namun kisah Ngumoha juga menyimpan drama di balik layar. Ia bukan produk akademi Liverpool, melainkan lulusan Cobham, akademi Chelsea yang terkenal melahirkan banyak bintang. Kepindahannya ke Anfield tahun lalu membuat kubu London Biru kecewa besar. John Terry bahkan sudah lebih dulu memprediksi lewat media sosial bahwa Ngumoha akan jadi pemain top, dan kini pernyataan itu mulai terbukti.

Menurut laporan, Chelsea sempat sangat marah hingga melarang pemandu bakat Liverpool menghadiri pertandingan akademi mereka. Situasi ini mencerminkan persaingan ketat di sepak bola Inggris, di mana investasi akademi Manchester City, United, Liverpool, hingga Chelsea menjadi ajang rebutan talenta muda terbaik.

Kini, dengan kepergian Darwin Nunez dan Luis Diaz serta absennya Diogo Jota, jalan Ngumoha menuju skuad utama Liverpool terbuka lebar. Gol penentu ke gawang Newcastle bisa jadi titik awal karier gemilangnya, sekaligus memberi gambaran bahwa masa depan lini serang The Reds berada di tangan pemain belia penuh bakat ini.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE