Darmawan Junaidi Comeback Jadi Bos Bank Mandiri Lagi
JAKARTA - Darmawan Junaidi resmi lanjut jadi Direktur Utama (Dirut) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (25/3). Buat yang belum tahu, beliau ini bukan orang baru di bank pelat merah satu ini.
Darmawan dapet posisi Dirut untuk kedua kalinya, pas banget di tahun ke-25 dia ngabdi di Bank Mandiri. Perjalanan kariernya di sini dimulai dari posisi Treasury Dealer sejak bank ini merger di tahun 1999. Bisa dibilang, dia udah ngerasain banget naik turun dunia perbankan.
Siapa sih Darmawan Junaidi?
Darmawan pertama kali diangkat jadi Dirut Bank Mandiri pada 21 Oktober 2020, menggantikan Royke Tumilaar. Sebelumnya, dari 2018, dia pegang jabatan sebagai Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management.
Pria 53 tahun ini sempat balik ke Bank Mandiri tahun 2017 buat menjabat sebagai Direktur Treasury. Tapi sebelum itu, dia juga pernah jadi Direktur Keuangan di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dari Mei 2016 - Agustus 2017. Malah sempet jadi Plt Direktur Utama juga, plus Komisaris Utama di PT Semen Kupang Indonesia.
Lulusan Universitas Sriwijaya ini udah malang melintang di dunia perbankan, terutama di bidang treasury. Dari mulai Head of Treasury Group (2016), Regional CEO Bali & Nusa Tenggara (2015), Senior VP Treasury (2012), Vice President Treasury (2009), sampai jadi Treasury Dealer selama hampir satu dekade. Pokoknya, pengalaman finansialnya nggak main-main!
Jadi Nahkoda Bank Mandiri Lagi
Di RUPST kali ini, selain Darmawan lanjut sebagai Dirut, ada juga perubahan susunan pengurus. Alexandra Askandar yang sebelumnya jadi Wakil Dirut digantikan oleh Riduan. Selain itu, ada juga keputusan buat bagi dividen sebesar Rp43,5 triliun (alias 78% dari laba bersih 2024) dan buyback saham senilai Rp1,17 triliun.
Ngomongin performa, Bank Mandiri masih gacor banget! Laba bersih konsolidasinya di 2024 tembus Rp55,8 triliun, naik 1,31% dibanding tahun sebelumnya. Kredit yang disalurkan juga meroket ke Rp1.670,55 triliun (+19,5% yoy), dan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.699 triliun (+7,73% yoy).
Jadi, bisa dibilang, di bawah kepemimpinan Darmawan, Bank Mandiri tetep jadi salah satu bank paling solid di Indonesia. Bakal makin menarik nih buat lihat strategi apa lagi yang bakal dia bawa ke depannya
0 Comments





- Swag Event Rayakan Spesial Episode 100, Rocker Kasarunk, Wahyu Selow Hingga Arda Hatna Bikin Panggung Pecah
- Kebakaran di Kemayoran Gempol Jakpus, Puluhan Rumah Ludes Terbakar
- TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang, Tarketkan 2 Kilometer per Hari
- Iwan Fals Diperiksa Polisi Soal Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen OI Tahun 2021
- Film Gundik Karya Anggy Umbara Rilis Teaser Poster Baru, Dibintangi Luna Maya Hingga Tyo Pakusadewo
- Comeback! Seulgi Red Velvet Rilis Album Solo Bertajuk "Accidentally On Purpose"
- Calon Mendag AS Gaspol Soal Tarif Impor, Siap Gebuk Tiongkok!
- Sekolah Energi Berdikari Pertamina Edukasi Lebih dari 5 Ribu Siswa Kenali Energi Transisi Lewat 12 Sekolah
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!