Punya Keinginan yang Belum Terwujud? Ini Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat dan Doanya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setiap orang tentu pernah berada dalam kondisi sulit atau memiliki keinginan yang sangat ingin diwujudkan.
Dalam ajaran Islam, seorang Muslim dianjurkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT, salah satunya melalui sholat hajat.
Sholat hajat merupakan ibadah sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki hajat tertentu, baik yang berkaitan dengan kepentingan agama maupun urusan duniawi. Ibadah ini menjadi salah satu bentuk munajat atau permohonan seorang hamba kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam mengerjakan sholat sunnah hajat ketika sedang mengalami kesulitan atau mempunyai kepentingan tertentu. Setelah melaksanakan sholat, umat dianjurkan memanjatkan doa dan menyampaikan hajatnya kepada Allah SWT.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat sholat hajat. Ada pendapat yang menyebut sholat sunnah sebanyak 12 rakaat, sementara dua rakaat juga dianggap cukup. Meski demikian, sholat hajat dianjurkan dilakukan secara khusus.
Untuk melaksanakan sholat hajat dua rakaat, niat yang dibaca adalah:
Ushalli sunnatal hajati rak'ataini ada'an lillahi ta'ala.
Artinya, "Aku menyengaja sholat sunah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT."
Setelah membaca niat, sholat dilakukan seperti sholat sunnah pada umumnya. Pada setiap rakaat, dianjurkan membaca Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, kemudian Surat Al-Ikhlas atau surat pendek lainnya. Setelah itu, rangkaian sholat dilanjutkan sebagaimana tata cara sholat hingga selesai.
Setelah sholat, umat Islam dianjurkan membaca sholawat Nabi. Selanjutnya dapat membaca doa hajat sebagaimana yang disebutkan dalam artikel tersebut berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Salah satu doa yang dianjurkan berbunyi:
La ilaha illallahul halimul karimu, la ilaha illallahul 'aliyyul 'azhimu. Subhana rabbil 'arsyil 'azhimi, walhamdu lillahi rabbil 'alamin.
Artinya, "Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Tinggi dan Agung. Maha Suci Allah, Tuhan Arasy yang Megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."
Setelah membaca doa tersebut, seseorang dapat menyampaikan hajat atau keinginannya kepada Allah SWT. Dalam artikel detikJatim, terdapat pula doa yang dinisbatkan kepada ajaran Rasulullah SAW berdasarkan riwayat Imam At-Tirmidzi. Doa tersebut berisi permohonan agar mendapatkan rahmat dan ampunan Allah, memperoleh kebaikan, dijauhkan dari dosa, serta diberikan jalan keluar dari kesulitan.
Doa tersebut diawali dengan bacaan "Allahumma inni as'aluka muujibati rahmatik wa azaaima maghfiratik..." dan dilanjutkan dengan permohonan agar dosa diampuni, kegelisahan dihilangkan, serta hajat yang diridai Allah dapat dipenuhi.
Dengan demikian, sholat hajat dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang Muslim ketika sedang menghadapi persoalan atau memiliki keinginan tertentu. Selain menjalankan ibadah, momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menyerahkan hasil dari setiap usaha kepada-Nya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!