Olivia Rodrigo Rilis Lagu 'Serena Joy' Bentuk Kritik Sistem Patriarki

Sempat dirilis terbatas dalam format CD, lagu terbaru Olivia Rodrigo kini tersedia di berbagai platform streaming dan sebagian pendapatan bersihnya akan didonasikan.

Olivia Rodrigo Rilis Lagu 'Serena Joy' Bentuk Kritik Sistem Patriarki
Olivia Rodrigo resmi merilis lagu terbarunya, "Serena Joy", ke berbagai platform streaming pada 24 Agustus 2026. - (Dok. rocksound).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Olivia Rodrigo resmi merilis lagu terbarunya, "Serena Joy", ke berbagai platform streaming pada 24 Agustus 2026. Lagu tersebut sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk CD edisi terbatas yang dijual secara eksklusif di Analog Record Shop, Tustin, California.

Sebanyak 500 keping CD "Serena Joy" dipasarkan pada 21 Agustus dan langsung habis terjual pada hari yang sama. Lagu ini merupakan salah satu materi yang direkam saat proses pengerjaan album ketiga Olivia Rodrigo, "You Seem Pretty Sad For A Girl So In Love", yang dirilis pada Juni 2026.

Sempat Dirilis Terbatas

Meski dibuat dalam sesi rekaman album ketiganya, "Serena Joy" akhirnya tidak masuk dalam daftar lagu final album. Olivia kemudian memilih merilis lagu tersebut secara terpisah untuk dapat didengarkan lebih luas oleh penggemarnya.

Selain menghadirkan lagu baru, perilisan "Serena Joy" juga membawa misi sosial. Olivia Rodrigo mengungkapkan bahwa sebagian dari seluruh pendapatan bersih lagu tersebut akan disumbangkan kepada Daisy Chain Fields Fund.

Terinspirasi Karakter The Handmaid's Tale

Judul "Serena Joy" diambil dari nama Serena Joy Waterford, salah satu karakter penting dalam novel distopia "The Handmaid's Tale" karya Margaret Atwood yang pertama kali diterbitkan pada 1985. Karakter tersebut digambarkan sebagai sosok yang ikut membantu membangun sistem patriarkal dan otoriter di Gilead.

Namun, Serena Joy pada akhirnya turut kehilangan sejumlah hak dan kebebasan akibat sistem yang sebelumnya ia dukung. Kisah tersebut menjadi salah satu inspirasi Olivia dalam menyampaikan pesan melalui lagu terbarunya.

"Serena Joy" menyoroti bagaimana sistem yang kejam dan menindas dapat berdampak kepada orang-orang yang berada di dalam maupun di baliknya. Lagu tersebut juga menggambarkan kondisi ketika pihak yang semula memperoleh keuntungan dari sebuah sistem akhirnya harus menghadapi dampak buruk ketika keadaan berubah.

Bertepatan dengan Daisy Chain Fields

Perilisan "Serena Joy" hadir menjelang penyelenggaraan Daisy Chain Fields, festival musik yang digagas oleh Olivia Rodrigo. Festival tersebut akan menghadirkan sejumlah musisi perempuan dari berbagai genre, termasuk Chappell Roan, Doechii, Mitski, Bikini Kill, Garbage, The Breeders, KATSEYE, dan Santigold.

Olivia Rodrigo dijadwalkan menjadi penampil penutup dalam festival tersebut. Penampilannya juga akan menghadirkan sejumlah tamu spesial, sementara hasil dari acara tersebut akan disalurkan kepada organisasi yang berfokus pada perjuangan hak dan kesejahteraan perempuan serta anak perempuan.

Rangkaian kegiatan Olivia Rodrigo kemudian akan berlanjut melalui Unraveled World Tour. Pelantun "drop dead" tersebut dijadwalkan memulai tur di Amerika Utara pada September 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Inggris dan Eropa pada 2027.

Kehadiran "Serena Joy" pun menjadi tambahan menarik dalam perjalanan musik Olivia Rodrigo pada 2026. Tak hanya menawarkan materi baru, lagu ini juga memperkuat pesan sosial yang sejalan dengan dukungannya terhadap isu perempuan dan anak perempuan.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE