Kontroversi Penampilan Justin Bieber di Coachella 2026, Dituding ‘Malas’ hingga Tuai Pro-Kontra
JAKARTA, GENVOICE.ID - Penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 kembali menjadi sorotan publik.
Tampil pada 12 April di panggung utama festival yang digelar di California, Justin menghadirkan aksi yang tak biasa dan memicu beragam reaksi dari penonton.
Dalam penampilannya, Justin bahkan mengajak The Kid Laroi naik ke panggung. Momen ini menjadi salah satu highlight ketika keduanya membawakan lagu hits Stay, yang disambut meriah oleh penonton.
Namun di balik momen tersebut, kontroversi justru mencuat karena konsep penampilan Justin yang dinilai tidak maksimal.
Banyak penonton mengaku kecewa karena Justin terlihat hanya memutar video musiknya dari YouTube melalui laptop, lalu bernyanyi mengikuti potongan lagu tersebut layaknya karaoke. Ia bahkan beberapa kali tampak mencari lagu secara langsung dan berpindah dari satu lagu ke lagu lainnya secara spontan.
Situasi di panggung juga disebut terkesan improvisasi tanpa persiapan matang. Justin sempat menampilkan video dan meme miliknya, bahkan mengeluhkan koneksi WiFi yang tidak stabil saat video diputar, yang semakin memperkuat kesan kurang profesional di mata sebagian penonton.
Kritik pun membanjiri media sosial. Sejumlah penonton menyebut penampilan tersebut sebagai salah satu yang "paling tidak berbobot" hingga "terburuk" yang pernah mereka lihat di Coachella. Beberapa bahkan mengungkapkan bahwa sebagian penonton meninggalkan area konser lebih awal karena merasa tidak puas.
Meski begitu, tidak semua reaksi bernada negatif. Ada pula yang menilai konsep tersebut sebagai representasi dari era streaming saat ini, di mana musik dan pengalaman digital menjadi bagian dari pertunjukan.
Kontroversi ini juga semakin diperbincangkan karena bayaran Justin yang disebut mencapai lebih dari 10 juta dolar AS untuk dua akhir pekan festival. Angka fantastis tersebut dinilai tidak sebanding dengan konsep panggung yang minimalis.
Di sisi lain, Justin tetap menghadirkan momen nostalgia dengan membawakan potongan lagu-lagu hits seperti Baby, yang sukses membangkitkan antusiasme penonton meski hanya dinyanyikan secara singkat.
Penampilannya juga diwarnai interaksi langsung dengan penonton, termasuk meminta mereka memilih lagu yang ingin diputar. Hal ini membuat suasana terasa lebih santai, meski bagi sebagian orang justru dianggap kurang menunjukkan kualitas seorang headliner festival besar.
Terlepas dari pro dan kontra, penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 tetap menjadi salah satu momen paling banyak dibicarakan, sekaligus menunjukkan bagaimana ekspektasi publik terhadap musisi papan atas terus berkembang di era digital.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!