CV ATS Friendly vs CV Kreatif: Mana yang Lebih Cepat Dilirik Rekruter?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Saat mulai melamar magang atau kerja, satu pertanyaan besar muncul: "Mending bikin CV yang desainnya estetik penuh warna, atau yang polos-polos aja ya?"
Jawabannya: Tergantung ke mana kamu melamar.
Di dunia profesional, ada dua jenis CV yang populer, yaitu CV ATS Friendly dan CV Kreatif. Salah memilih jenis CV bisa membuat lamaranmu "mental" bahkan sebelum dibaca oleh manusia. Yuk, pahami perbedaannya:
1. Apa itu CV ATS Friendly?
ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem software yang digunakan perusahaan besar untuk menyortir ribuan lamaran secara otomatis. Sistem ini membaca teks dan mencari kata kunci (keywords) yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan.
-
Ciri-ciri: Desain sangat sederhana, menggunakan font standar (seperti Arial atau Times New Roman), minim ikon, dan biasanya hanya berwarna hitam putih.
-
Kapan digunakan? Saat kamu melamar ke perusahaan korporat besar, perbankan, atau perusahaan multinasional melalui portal web resmi mereka.
2. Apa itu CV Kreatif?
Sesuai namanya, CV ini menonjolkan sisi visual. Kamu bisa menggunakan warna, layout yang unik, bahkan menyertakan elemen grafis yang mencerminkan kepribadianmu.
-
Ciri-ciri: Desain menarik, ada penggunaan kolom, chart kemampuan, hingga foto profil yang estetik.
-
Kapan digunakan? Sangat efektif untuk melamar ke industri kreatif seperti Agency, Media (seperti tempatmu magang nanti!), Startup, atau posisi yang berhubungan dengan desain dan konten.
Perbandingan Singkat: Mana yang Lebih Unggul?
| Fitur | CV ATS Friendly | CV Kreatif |
| Keterbacaan | Dibaca oleh sistem/mesin | Dibaca langsung oleh manusia |
| Desain | Polos, satu kolom, tanpa foto | Menarik, bebas, ada foto/ikon |
| Format File | PDF (teks harus bisa di-copy) | PDF atau link portofolio |
| Kekuatan | Fokus pada pengalaman & kata kunci | Fokus pada kepribadian & visual |
Tips Memilih CV yang Tepat:
-
Riset Perusahaannya: Jika perusahaannya bersifat formal dan kaku, gunakan ATS Friendly. Jika perusahaannya santai dan trendy, CV Kreatif bisa jadi nilai tambah.
-
Perhatikan Job Desc: Masukkan kata kunci yang ada di iklan lowongan ke dalam CV-mu. Misalnya, jika mereka mencari "SEO Writing", pastikan kata itu muncul di bagian skill atau pengalamanmu.
-
Punya Dua Versi: Strategi terbaik adalah memiliki kedua versi tersebut. Gunakan versi ATS untuk melamar lewat sistem, dan gunakan versi kreatif saat kamu mengirim langsung lewat email ke HRD atau saat dibawa saat interview.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari:
-
Menggunakan Foto di CV ATS: Banyak sistem ATS tidak bisa membaca gambar, jadi foto justru bisa mengacaukan pembacaan data.
-
Font Terlalu Rumit: Pastikan CV-mu mudah dibaca. Sebagus apapun desainnya, kalau tulisannya sulit dibaca, rekruter hanya punya waktu 6 detik untuk berpindah ke kandidat lain.
Tidak ada CV yang "paling benar", yang ada hanyalah CV yang "tepat sasaran". Kenali target perusahaannya, tonjolkan kemampuan terbaikmu, dan pastikan portofoliomu juga sudah siap untuk mendukung isi CV-mu!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!