Cara Membuat CV ATS Friendly agar Lebih Mudah Dipanggil HRD
JAKARTA, GENVOICE.ID - CV menjadi salah satu hal paling penting saat melamar pekerjaan. Sekarang banyak perusahaan menggunakan sistem ATS atau Applicant Tracking System untuk menyaring CV kandidat sebelum dilihat langsung oleh HRD.
Karena itu, CV yang terlalu rumit atau penuh desain kadang justru sulit terbaca sistem ATS. Akibatnya, peluang dipanggil interview bisa jadi lebih kecil meski kemampuan kandidat sebenarnya bagus.
Buat yang sedang cari kerja atau magang, berikut cara membuat CV ATS friendly agar lebih mudah lolos screening HRD.
Apa Itu CV ATS Friendly?
ATS atau Applicant Tracking System adalah sistem yang digunakan perusahaan untuk membaca dan menyeleksi CV secara otomatis.
Sistem ini biasanya mencari:
- Keyword tertentu
- Pengalaman kerja
- Skill yang relevan
- Pendidikan
- Informasi kandidat
Kalau format CV terlalu berantakan atau sulit dibaca sistem, CV bisa gagal lolos seleksi awal.
Gunakan Format CV yang Simpel
Salah satu kesalahan paling umum adalah membuat CV terlalu ramai.
Untuk CV ATS friendly, sebaiknya gunakan:
- Desain sederhana
- Font yang mudah dibaca
- Warna minimalis
- Format rapi
Hindari terlalu banyak elemen dekorasi karena bisa membuat sistem ATS kesulitan membaca isi CV.
Pakai Struktur yang Jelas
Susunan CV yang rapi membantu ATS membaca informasi lebih mudah.
Urutan yang biasanya digunakan:
- Data diri
- Deskripsi singkat
- Pengalaman kerja atau organisasi
- Pendidikan
- Skill
- Sertifikat atau pencapaian
Gunakan heading yang jelas agar informasi lebih mudah dipahami.
Gunakan Keyword yang Relevan
ATS biasanya mencari keyword sesuai posisi yang dilamar.
Contohnya jika melamar digital marketing, gunakan keyword seperti:
- SEO
- Social media
- Content marketing
- Google Ads
- Copywriting
Pastikan keyword yang digunakan memang sesuai dengan skill yang dimiliki.
Hindari Penggunaan Grafik Berlebihan
Beberapa desain CV menggunakan:
- Grafik skill
- Icon terlalu banyak
- Kolom rumit
- Background penuh warna
Hal seperti ini kadang membuat ATS gagal membaca informasi dengan benar.
CV ATS friendly lebih fokus pada isi dibanding desain berlebihan.
Gunakan Format File yang Aman
Biasanya format yang paling aman untuk ATS adalah:
- DOCX
Namun beberapa perusahaan punya aturan berbeda, jadi penting membaca ketentuan lowongan dengan teliti.
Tulis Pengalaman dengan Jelas
Jangan hanya menulis nama posisi kerja. Jelaskan juga tugas atau pencapaian yang pernah dilakukan.
Contoh:
Kurang jelas:
- Social media admin
Lebih baik:
- Mengelola konten Instagram dan meningkatkan engagement hingga 40%
Penjelasan seperti ini membuat CV terlihat lebih menarik di mata HRD.
Skill yang Sebaiknya Dicantumkan
Pilih skill yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Contohnya:
- Microsoft Office
- Canva
- Public speaking
- Data analysis
- Editing video
- Bahasa Inggris
Jangan memasukkan terlalu banyak skill yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membuat CV
Ada beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan pelamar kerja.
1. CV Terlalu Panjang
Idealnya CV cukup 1-2 halaman saja.
2. Typo dan Salah Penulisan
Kesalahan kecil bisa membuat CV terlihat kurang profesional.
3. Desain Terlalu Ramai
CV estetik belum tentu ATS friendly.
4. Informasi Tidak Relevan
Masukkan informasi yang benar-benar penting untuk posisi yang dilamar.
CV ATS friendly menjadi semakin penting karena banyak perusahaan sekarang menggunakan sistem otomatis untuk menyaring kandidat kerja.
Dengan format yang rapi, penggunaan keyword yang tepat, dan isi yang jelas, peluang CV untuk dilirik HRD bisa menjadi lebih besar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!