Terungkap! Ayah Tiri Simpan Jenazah Alvaro di Garasi Tiga Hari Sebelum Dibuang ke Tenjo

Terungkap! Ayah Tiri Simpan Jenazah Alvaro di Garasi Tiga Hari Sebelum Dibuang ke Tenjo
Ilustrasi pembunuhan - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap lengkap kronologi kematian tragis Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang hilangnya sempat menghebohkan jagat maya.

Fakta yang muncul membuat publik terpukul: sang ayah tiri, Alex Iskandar, diduga menjadi pelaku dan tega menghabisi nyawa Alvaro dengan cara membekap.

Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa Alex mengakui semua perbuatannya saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan. Semuanya berawal ketika ia membawa Alvaro dari sebuah masjid di kawasan Bintaro. Tangis Alvaro yang tak berhenti diduga membuat Alex hilang kendali hingga membekapnya sampai meninggal dunia.

Tak berhenti di situ, tindakan keji tersebut berlanjut. Setelah memastikan Alvaro tak bernyawa, Alex membungkus tubuh kecil itu dengan plastik hitam dan menyimpannya. Tiga hari kemudian, ia membuang bungkusan itu di bawah Jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor, pada malam 9 Maret 2025.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, mengungkap bahwa keberhasilan pengungkapan ini salah satunya berkat kesaksian seseorang berinisial G. Saksi tersebut mengaku diajak Alex mengambil sebuah plastik yang disebutnya hanya berisi bangkai hewan. Namun, saat rekonstruksi ulang, G menunjukkan lokasi tempat plastik tersebut dibuang.

Dengan bantuan unit K-9 dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, polisi menemukan kerangka manusia yang diduga kuat adalah Alvaro.

Fakta lebih memilukan kembali muncul ketika Ardian membeberkan temuan lain: Alex sempat menyimpan jasad Alvaro selama tiga hari di garasi rumahnya di Tangerang. Selama periode itu, tubuh Alvaro diletakkan di balik sebuah mobil silver, sebelum akhirnya dibawa dan dibuang ke Tenjo menggunakan kendaraan tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik lantaran menunjukkan betapa brutalnya tindakan yang dilakukan pelaku terhadap anak yang seharusnya ia lindungi. Polisi memastikan proses hukum berjalan, sementara publik menanti keadilan untuk Alvaro.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE