Ayah Lamine Yamal Murka! Sindir Dembele Usai Ballon d’Or 2025: Harusnya Anak Saya yang Juara!

Ayah Lamine Yamal Murka! Sindir Dembele Usai Ballon d’Or 2025: Harusnya Anak Saya yang Juara!
- (Dok. Fc Barcelona).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ajang Ballon d'Or 2025 yang seharusnya jadi perayaan megah dunia sepak bola justru memunculkan drama panas. Ousmane Dembele sukses membawa pulang trofi Ballon d'Or pertamanya sepanjang karier. Namun, keberhasilan itu tak lepas dari sorotan tajam, terutama karena wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, hanya menempati posisi kedua meski musim lalu tampil luar biasa.

Kekecewaan ini langsung memicu reaksi keras dari ayah Yamal, Mounir Nasraoui. Ia terang-terangan mengkritik hasil voting yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Nasraoui merasa kontribusi sang anak bersama Barcelona musim lalu seharusnya cukup untuk mengantarkannya sebagai pemain terbaik dunia.

"Dia yang terbaik. Saya tidak akan menyebut ini pencurian, tapi lebih pada kerusakan moral bagi seorang manusia," ucap Nasraoui kepada El Chiringuito.
"Lamine Yamal adalah pemain terbaik dunia jauh di atas yang lain," tambahnya tegas.

Tak bisa dipungkiri, statistik Yamal musim lalu memang bikin banyak orang terkesima. Di usia 18 tahun, ia berhasil mencatat 18 gol dan 25 assist di semua ajang, sekaligus membantu Barcelona meraih tiga gelar domestik. Tak berhenti di situ, ia juga menyabet Trofi Kopa lagi, penghargaan prestisius untuk pemain muda terbaik. Prestasi ini membuat publik makin yakin kalau Yamal adalah bintang besar masa depan.

Meski kecewa dengan hasil tahun ini, sang ayah tetap optimis. Ia percaya cepat atau lambat trofi Ballon d'Or akan jatuh ke tangan Yamal. "Tahun depan itu milik kami. Tahun depan Ballon d'Or akan menjadi milik Spanyol," tegas Nasraoui dengan penuh keyakinan.

Di sisi lain, momen kemenangan Dembele juga penuh emosi. Winger PSG itu menangis haru saat menerima trofi langsung dari Ronaldinho di Theatre du Chatelet, Paris. Dalam pidatonya, Dembele berterima kasih kepada keluarga dan semua yang selalu mendukungnya, hingga membuat dirinya tak bisa menahan air mata.

Terlepas dari kontroversi, Ballon d'Or 2025 meninggalkan cerita besar: tangis bahagia Dembele dan kemarahan ayah Yamal yang percaya anaknya lebih pantas berada di puncak dunia.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE