Terkuak! Kompolnas Dalami CCTV dan Kunci Kamar dalam Kasus Kematian ADP

Misteri kematian diplomat muda Kemlu, ADP, makin bikin penasaran. Kompolnas turun langsung memeriksa CCTV, kunci kamar, hingga detail barang bukti untuk bongkar fakta di balik kasus ini.

Terkuak! Kompolnas Dalami CCTV dan Kunci Kamar dalam Kasus Kematian ADP
Cuplikan rekaman CCTV yang menunjukkan aktivitas terakhir diplomat muda Kemlu berinisial ADP sebelum ditemukan tewas di kamar kos Menteng, Jakarta Pusat. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kompolnas dalami kasus kematian ADP dengan memeriksa CCTV, kunci kamar, dan barang bukti untuk ungkap misteri tewasnya diplomat muda Kemlu di Menteng.

Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP masih bikin publik penasaran. Jasad ADP ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) pagi.

Kepala korban ditemukan terlilit lakban, dan sampai sekarang penyebab kematiannya masih jadi misteri. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) nggak mau tinggal diam.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam alias Cak Anam, langsung turun ke lokasi untuk cek detail kejadian, termasuk rekaman CCTV dan kondisi kamar kos. Langkah ini diambil setelah pihak keluarga korban di Yogyakarta memberikan beberapa info baru.

"Kami melakukan pendalaman apa yang sudah kami dapat di Yogya, termasuk informasi awal yang sebelumnya kami dapat," ujar Cak Anam.

Temuan Awal Kompolnas

Kompolnas menemukan beberapa poin penting. Dari hasil pengecekan, tidak ada kerusakan di plafon kamar maupun kamar mandi. Rekaman CCTV juga dicek, dan hasilnya, jumlah rekaman sebelum dan setelah kejadian sama.

"Ini tadi kami hitung semua CCTV yang ada di dalam. Nanti kita konfirmasi ke Polda Metro, di titik mana yang paling penting diambil CCTV-nya dan berapa lama CCTV itu diambilnya. Dua menit, tiga menit, dua jam, tiga jam, satu hari, dua hari," jelas Anam.

Selain itu, posisi kunci kamar korban juga jadi perhatian. Menurut keterangan penjaga kos, kunci slot di dalam kamar saat itu terkunci. Penjaga kos bahkan diminta untuk memperagakan momen saat membuka kamar korban.

Yang tak kalah bikin penasaran, ada rekaman CCTV yang menunjukkan ADP sempat membawa kantong kresek hitam beberapa jam sebelum ditemukan tewas.

Kompolnas mengaku sudah tahu isi kresek tersebut, tapi belum bisa dibuka ke publik karena termasuk barang bukti penyidikan.

Aktivitas dan Kesaksian Tetangga

Kompolnas juga mencoba merangkai aktivitas ADP sebelum kejadian. Dari keterangan keluarga, ada detail cerita yang didapat, termasuk kegiatan korban sehari sebelum meninggal.

Tetangga kos pun dimintai keterangan, tapi mereka mengaku nggak mendengar suara mencurigakan malam itu.

"Apakah ada suara yang mencurigakan? Tidak ada. Suaranya hening dan sebagainya. Apakah kondisinya kayak biasanya? Kurang lebih kayak biasanya. Apalagi di hari itu juga pas hujan rintik-rintik, itu juga penting," kata Anam menirukan kesaksian tetangga kos.

Polda Metro Jaya memastikan kasus ini akan diusut tuntas dengan metode scientific investigation biar semua fakta terkuak jelas. Publik pun masih menunggu kebenaran di balik kematian ADP, yang hingga kini terasa penuh tanda tanya.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE