Tips Olahraga Saat Puasa, Bocoran Asupan Gizi Dan Trik Hidrasi Agar Tubuh Tetap Strong Tanpa Takut Drop

Tips Olahraga Saat Puasa, Bocoran Asupan Gizi Dan Trik Hidrasi Agar Tubuh Tetap Strong Tanpa Takut Drop
- (Dok. healthline).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjalankan ibadah puasa Ramadan bukan berarti kamu harus berhenti total dari rutinitas olahraga atau aktivitas fisik yang bikin berkeringat. Banyak dari kita yang merasa bimbang, apakah tetap lanjut workout atau mending kaum rebahan saja selama sebulan penuh karena takut badan jadi lemas atau dehidrasi parah. Padahal, menjaga kebugaran di bulan suci itu penting banget supaya metabolisme tubuh tetap terjaga dan semangat ibadah nggak kendor di tengah jalan.

Masalahnya, tantangan terbesar bagi para penggiat olahraga saat puasa adalah mengatur apa yang masuk ke dalam perut saat jendela makan terbuka. Salah pilih menu pas buka atau sahur bisa berakibat fatal, mulai dari massa otot yang menyusut sampai risiko pingsan karena kekurangan cairan dan elektrolit.

Oleh karena itu, kamu butuh strategi nutrisi yang cerdas agar hobi olahragamu tetap jalan terus tapi kewajiban puasa juga tetap aman terkendali. Bukan cuma soal porsi makan yang banyak, tapi lebih kepada kualitas nutrisi yang mampu bertahan lama di dalam tubuh untuk menyokong energi saat kamu bergerak aktif di siang atau sore hari. Penasaran gimana cara mengatur porsi protein dan hidrasi yang pas ala pakar kesehatan? Yuk, simak ulasan mendalamnya yang sudah dirangkum khusus buat kamu, nih Gen.

Menurut panduan dari Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Provinsi Aceh, Iflan Nauval, kunci utama buat kamu yang tetap mau aktif bergerak adalah memperhatikan gizi secara mendetail. Beliau menekankan bahwa asupan nutrisi dan cairan tidak bisa ditawar-tawar lagi jika ingin tubuh tetap bugar di bulan Ramadan.

Protein Hewani Dan Real Food Sebagai Bahan Bakar Utama

Salah satu poin paling penting yang disampaikan Iflan Nauval adalah soal asupan protein. Protein ini fungsinya vital banget buat menjaga massa otot kamu supaya nggak "kempes" selama berpuasa, apalagi kalau kamu tetap angkat beban atau kardio. Beliau menyarankan agar kamu tidak ragu mengonsumsi sumber protein hewani yang berkualitas.

"Protein dari sumber hewani seperti daging sapi, ayam, bebek, dan telur sangat dianjurkan. Selain itu, konsumsi buah-buahan juga penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan memberikan energi tambahan," ujarnya.

Selain protein, pemilihan jenis makanan juga menentukan kenyamanan perut kamu. Sangat disarankan untuk memilih makanan yang minim proses pengolahan atau yang sering disebut dengan real food. Contoh simpelnya adalah nasi dengan lauk ikan atau ayam yang dimasak secara sederhana, bukan yang digoreng dengan minyak berlebih atau penuh tepung tambahan.

Daftar Makanan Yang Harus Dihindari Dan Strategi Air Putih

Buat kamu yang hobi makan praktis, ada peringatan keras nih, Gen. Kamu sebaiknya mulai membatasi makanan cepat saji serta makanan yang tinggi lemak jenuh, terutama yang dimasak dengan teknik deep frying seperti ayam goreng tepung atau kentang goreng berminyak. Makanan model begini cuma bakal bikin badan terasa berat dan nggak kasih energi berkualitas buat dipakai olahraga.

Hal paling utama yang nggak boleh dilupakan adalah masalah hidrasi dan elektrolit. Saat puasa, tubuh kita rawan banget kehilangan cairan dalam jumlah banyak. Untuk menyiasatinya, Iflan menekankan agar kita benar-benar disiplin soal minum air putih. Triknya adalah saat sahur, pastikan kamu minum air putih sebanyak 800 hingga 1.000 ml atau sekitar satu liter.

Dengan asupan air yang cukup di waktu sahur, tubuh kamu bakal punya cadangan hidrasi yang lebih baik buat menunjang aktivitas fisik sepanjang hari. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah-buahan agar keseimbangan vitamin tetap terjaga.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE