Generasi Z Mulai Berinvestasi Lebih Awal, Begini Cara Mereka Bangun Kekayaan

R
Reza Aditya
Penulis
Business
Generasi Z Mulai Berinvestasi Lebih Awal, Begini Cara Mereka Bangun Kekayaan
Ilustrasi anak muda berinvestasi. - (Dok. Freepik).

Generasi Z di Indonesia kini semakin sadar akan pentingnya investasi dan mulai berinvestasi di usia yang jauh lebih muda dibandingkan generasi sebelumnya. Dilansir dari CNBC Internasional, menurut survei Schwab Modern Wealth 2024, rata-rata Gen Z memulai investasi dan menabung pada usia 19 tahun. Angka ini jauh lebih awal dibandingkan generasi baby boomer yang rata-rata memulai di usia 35 tahun, atau milenial yang memulai di usia 25 tahun.

Keuntungan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Salah satu keajaiban investasi adalah kekuatan waktu dan bunga majemuk. Artinya, semakin dini kita mulai menabung dan berinvestasi, hasil akan semakin besar karena keuntungan investasi terus bertumbuh.

Sebagai contoh, jika Anda mulai menabung Rp6 juta per tahun sejak usia 20 hingga pensiun di usia 60, dengan rata-rata keuntungan 7% per tahun, Anda bisa memiliki tabungan hingga Rp1,6 miliar. Namun, jika Anda baru mulai di usia 30, hasilnya hanya sekitar Rp800 juta. Ini menunjukkan bahwa memulai lebih awal akan memberikan hasil yang jauh lebih besar, meskipun dengan jumlah yang sama.

iklan gulaku

Cara Mudah Memulai Investasi di Indonesia

Bagi generasi muda di Indonesia, salah satu cara paling sederhana untuk memulai investasi adalah dengan menggunakan aplikasi investasi lokal seperti Bibit, Ajaib, atau Bareksa. Platform-platform ini menyediakan akses mudah untuk membeli reksa dana, saham, atau obligasi dengan modal kecil, bahkan mulai dari Rp10 ribu.

Selain itu, membuka rekening tabungan pensiun seperti Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) juga bisa menjadi pilihan. Dengan menyisihkan sebagian penghasilan sejak dini, Anda bisa mempersiapkan masa depan yang lebih aman secara finansial.

Hati-Hati dengan Informasi Investasi di Media Sosial

Generasi Z Indonesia memiliki akses yang luas terhadap informasi melalui media sosial, termasuk tentang investasi. Banyak konten kreator yang membahas tips investasi, namun tidak semuanya memberikan saran yang tepat.

Penting untuk berhati-hati dalam memilih sumber informasi. Sebaiknya, dapatkan pengetahuan dari sumber yang terpercaya seperti perencana keuangan bersertifikat, seminar investasi, atau materi edukasi dari platform resmi seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan mudah tergoda oleh janji keuntungan besar dalam waktu singkat yang sering kali menyesatkan.

Investasi Meski Punya Utang? Bisa!

Banyak anak muda di Indonesia menghadapi tantangan berupa cicilan, baik itu untuk pendidikan, gadget, atau kendaraan. Meski begitu, utang tidak harus menjadi alasan untuk menunda investasi. Anda bisa mulai dengan jumlah kecil, misalnya Rp100 ribu per bulan, sambil tetap melunasi cicilan Anda.

Kuncinya adalah membangun kebiasaan berinvestasi sedini mungkin. Dengan cara ini, Anda tidak hanya melunasi utang, tetapi juga sudah mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik.

Generasi Z Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun kekayaan dengan memanfaatkan teknologi dan platform investasi yang semakin mudah diakses. Dengan memulai investasi sejak dini, menjaga konsistensi, dan memilih sumber informasi yang tepat, mereka bisa menciptakan masa depan keuangan yang lebih aman dan stabil. Jangan menunggu sempurna, mulai saja dari yang kecil dan tingkatkan perlahan.

 

  • Tag:
  • Aplikasi Edit Video
  • teknologi

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today