Inggris Beri Dukungan Militer Defensif kepada Saudi Hadapi Serangan Houthi

Inggris Beri Dukungan Militer Defensif kepada Saudi Hadapi Serangan Houthi
- (Dok. AP News).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Inggris menyetujui permintaan Arab Saudi untuk mendapatkan dukungan militer dalam menghadapi serangan kelompok Houthi dari Yaman. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan bantuan tersebut difokuskan pada kemampuan pertahanan.

Burnham menyampaikan keputusan tersebut saat dalam perjalanan menuju New York untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, pemerintah Saudi sebelumnya telah mengajukan permintaan bantuan militer kepada Inggris.

Atas saran Menteri Pertahanan Wes Streeting dan Menteri Luar Negeri Ed Miliband, Burnham menyetujui permintaan tersebut dalam bentuk pengisian bahan bakar udara untuk pesawat-pesawat tempur Saudi. Dukungan itu disebut bersifat sementara dan terbatas pada kebutuhan pertahanan.

Bantuan Inggris akan melibatkan pesawat tanker RAF Voyager yang digunakan untuk mengisi bahan bakar pesawat Saudi dalam menjalankan misi pertahanan menghadapi serangan rudal dan drone dari Houthi.

Keputusan tersebut diambil setelah meningkatnya serangan Houthi dari Yaman terhadap wilayah Arab Saudi. Pada Sabtu (19/9), kelompok tersebut mengumumkan telah melancarkan serangan rudal ke sejumlah target strategis di Riyadh serta fasilitas milik perusahaan minyak Saudi Aramco di wilayah barat Arab Saudi.

Houthi menyatakan serangan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap serangan yang dilancarkan terhadap wilayah Yaman. Kelompok tersebut juga mengklaim menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone dalam serangkaian serangan tersebut.

Situasi ini meningkatkan ketegangan di kawasan serta menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di Laut Merah dan Bab el-Mandeb. Kawasan tersebut merupakan salah satu jalur penting bagi perdagangan dan pengiriman energi internasional.

Pemerintah Inggris sebelumnya juga telah memberikan dukungan pertahanan kepada Arab Saudi, termasuk melalui penempatan sistem pertahanan udara Sky Sabre.

Dengan keputusan terbaru ini, keterlibatan Inggris untuk sementara difokuskan pada dukungan defensif, khususnya pengisian bahan bakar udara bagi pesawat Saudi yang menjalankan operasi pertahanan.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE