Benjamin Netanyahu Keracunan Makanan! Sidang Korupsi Ditunda Lagi Sampai September 2025
Keracunan Makanan Bikin Netanyahu Drop, Sidang Korupsi di Yerusalem Resmi Ditunda hingga September 2025
JAKARTA, GENVOICE.ID - Benjamin Netanyahu keracunan makanan hingga harus bekerja dari rumah, membuat sidang korupsi di Pengadilan Yerusalem resmi ditunda sampai September 2025.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, lagi kena musibah yang bikin heboh! Pria 75 tahun ini dilaporkan keracunan makanan sampai harus istirahat total di rumah selama tiga hari.
Gara-gara kejadian ini, sidang kasus korupsi yang Sudah menjeratnya sejak lama terpaksa ditunda lagi. Rencananya, sidang baru bakal lanjut setelah masa reses pengadilan di bulan September 2025.
Menurut pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri, Minggu (13/7/2025), kondisi Netanyahu saat ini stabil, tapi dia harus menerima cairan infus karena dehidrasi akibat peradangan usus.
Katanya, semua ini bermula dari makanan basi yang dimakan Netanyahu pada Sabtu malam. Dokter Alon Hershko dari Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem, Yerusalem, memastikan bahwa sang PM alami inflamasi usus dan butuh istirahat.
Sidang Korupsi Kena Dampak
Netanyahu seharusnya hadir memberikan kesaksian di Pengadilan Distrik Yerusalem pada Senin dan Selasa minggu ini. Tapi karena sakit, sidangnya dibatalkan. Jaksa pun setuju setelah melihat rekam medisnya.
Awalnya, ada usulan supaya sidang tetap dilanjutkan pada Rabu atau Kamis, tapi pengadilan memutuskan semua agenda minggu ini batal karena jadwal sudah penuh jelang libur musim panas. Akhirnya, Netanyahu baru bisa kembali ke pengadilan paling cepat tanggal 5 September 2025.
Kasus Panjang dan Penuh Drama
Buat yang belum tahu, kasus korupsi Netanyahu ini sudah berlarut-larut sejak Mei 2020. Alasan penundaan pun beragam, mulai dari perang di Gaza, konflik Lebanon, sampai urusan kesehatan dan tugas negara.
Netanyahu sendiri menghadapi tiga dakwaan serius, salah satunya dituding menerima hadiah mewah senilai Rp4,2 miliar dari para miliarder. Nggak cuma itu, dia juga dituduh mengatur pemberitaan media demi keuntungan politik. Meski begitu, Netanyahu keras membantah semua tuduhan ini.
Kesehatan Jadi Sorotan
Kondisi kesehatan Netanyahu belakangan sering bikin publik was-was. Dia pernah pasang alat pacu jantung pada 2023, operasi prostat, hernia, dan bahkan sempat dirawat karena flu.
Walau laporan medis terakhir bilang kondisinya normal, para pengamat hukum menilai penundaan sidang karena alasan kesehatan ini bisa bikin kepercayaan publik turun.
Kira-kira, setelah sembuh nanti, apakah Netanyahu bakal hadir dengan gebrakan baru atau justru kasusnya makin alot? Kita tunggu aja kabar selanjutnya, Gen!
Dengan kondisi kesehatan yang masih dipantau, Benjamin Netanyahu diharapkan pulih sebelum jadwal sidang korupsi berikutnya pada September 2025. Publik Israel kini menanti perkembangan terbaru terkait kasus hukum yang sudah berlarut sejak 2020 ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!