Kenapa Kulkas Tidak Membuat Semua Makanan Membeku?

Kenapa Kulkas Tidak Membuat Semua Makanan Membeku?
- (Dok. freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kalau kulkas bekerja dengan cara mendinginkan makanan, mungkin muncul pertanyaan sederhana: kenapa makanan di dalamnya tidak semuanya berubah menjadi es?

Jawabannya ada pada perbedaan suhu dan cara kerja setiap bagian kulkas. Kulkas memang dirancang untuk menjaga makanan tetap dingin, tetapi suhu di dalamnya tidak sama dengan freezer.

Suhu Kulkas Berbeda dengan Freezer

Bagian utama kulkas biasanya dipertahankan pada suhu di atas titik beku air.

Sementara itu, freezer dirancang untuk berada pada suhu yang jauh lebih rendah sehingga air dan makanan dapat membeku.

Karena perbedaan tersebut, menyimpan makanan di ruang kulkas tidak otomatis membuatnya menjadi es.

Udara Dingin Tetap Beredar

Kulkas menggunakan sistem pendinginan untuk mengambil panas dari bagian dalam dan membuangnya ke luar.

Udara dingin kemudian beredar di dalam ruang penyimpanan.

Namun, suhu tidak selalu sama persis di setiap sudut.

Bagian tertentu bisa terasa lebih dingin dibandingkan bagian lainnya, tergantung desain dan aliran udara kulkas.

Kenapa Ada Makanan yang Malah Membeku?

Pernah menemukan sayuran atau minuman yang membeku meskipun diletakkan di bagian kulkas biasa?

Hal tersebut bisa terjadi jika makanan ditempatkan terlalu dekat dengan sumber udara dingin atau dinding bagian belakang.

Jika suhu di lokasi tersebut turun terlalu rendah, makanan yang memiliki kandungan air tinggi bisa mulai membeku.

Pintu Kulkas Biasanya Lebih Hangat

Bagian pintu kulkas sering mengalami perubahan suhu lebih besar karena pintu dibuka dan ditutup berulang kali.

Ketika pintu dibuka, udara dari luar masuk.

Akibatnya, area pintu biasanya tidak menjadi tempat paling dingin di dalam kulkas.

Karena itu, produk yang membutuhkan suhu sangat stabil sering lebih cocok ditempatkan di bagian dalam daripada di pintu, tergantung jenis makanannya dan petunjuk penyimpanan.

Freezer Memiliki Fungsi Berbeda

Freezer bukan sekadar "bagian kulkas yang lebih dingin".

Bagian tersebut memang dirancang untuk mempertahankan makanan pada kondisi beku.

Pembekuan memperlambat berbagai proses yang dapat membuat makanan mengalami penurunan kualitas.

Namun, makanan beku tetap memiliki masa penyimpanan dan kualitasnya dapat berubah seiring waktu.

Es Tidak Terbentuk Hanya Karena Ada Udara Dingin

Agar air berubah menjadi es, suhu air harus turun hingga mencapai titik bekunya dalam kondisi yang sesuai.

Karena suhu ruang kulkas biasanya berada di atas titik beku air, air tidak otomatis berubah menjadi es.

Inilah alasan sebotol air di dalam kulkas tetap berbentuk cair, sedangkan air yang disimpan di freezer dapat membeku.

Jadi, Kulkas dan Freezer Memang Punya Tugas Berbeda

Kulkas dirancang untuk menjaga makanan tetap dingin tanpa membekukannya, sedangkan freezer bekerja pada suhu yang jauh lebih rendah untuk mempertahankan makanan dalam kondisi beku.

Itulah mengapa satu perangkat bisa memiliki dua ruang dengan fungsi yang berbeda.

Kalau makanan di kulkas tiba-tiba membeku, belum tentu kulkasnya rusak. Bisa jadi makanan tersebut berada terlalu dekat dengan sumber udara dingin atau suhu ruang pendingin memang sedang terlalu rendah.

Jadi, posisi makanan di dalam kulkas juga bisa menentukan apakah makanan tersebut hanya menjadi dingin atau malah berubah menjadi es.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE