Emtek Resmi Jadi Broadcaster BRI Super League 2026/2027, I.League Bidik 10 Besar Asia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Emtek Media kembali dipercaya menjadi official broadcaster kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League 2026/2027. Kerja sama tersebut memperpanjang keterlibatan Emtek Group dalam perjalanan kompetisi sepak bola nasional yang telah berlangsung sejak 2018.
Pengumuman kerja sama tersebut disampaikan dalam seremoni BRI x I.League yang berlangsung di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026). Selain Emtek sebagai broadcaster, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI juga kembali menjadi titel sponsor utama kompetisi.
BRI memasuki tahun kelima sebagai sponsor utama setelah pertama kali mengambil peran tersebut pada musim 2021/2022. Kerja sama itu dimulai ketika kompetisi sepak bola Indonesia berusaha bangkit setelah terdampak pandemi Covid-19.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menilai keberlanjutan kerja sama dengan BRI memberikan kontribusi terhadap perkembangan kompetisi domestik. Ia menyebut sepak bola Indonesia kini telah menunjukkan peningkatan, terutama jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun sebelumnya.
"Hari yang sangat bersejarah buat I.League, tahun keenam dan mungkin ini tahun yang terbaik sepanjang kerja sama. Kami di I.League sudah memasuki era yang terbaik di Asia Tenggara," ujar Ferry dalam seremoni tersebut.
Menurut Ferry, ketika BRI pertama kali menjadi sponsor utama pada 2021, sepak bola Indonesia berada dalam kondisi yang cukup sulit. Seiring berjalannya waktu dan terjalinnya kerja sama antara kedua pihak, posisi kompetisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara mengalami peningkatan.
Ferry menyebut Indonesia yang sebelumnya berada di posisi kelima di kawasan ASEAN berhasil naik hingga menjadi yang pertama. Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan yang ingin terus dipertahankan oleh I.League.
"Ketika kami datang 2021 pasca-Covid, tahun pertama kerja sama dengan BRI, tahun berat untuk sepak bola Indonesia. Perlahan berangsur-angsur, 2021 berada di titik paling rendah baik di ASEAN dan Asia, tetapi berkat kerja sama yang terjalin sangat baik, tahun lalu ketika BRI, dari ranking kelima naik kedua," jelas Ferry.
"Hari ini syukur alhamdulillah ranking pertama di ASEAN. Secara bisnis kerja sama yang baik, kami sangat berbahagia kerja sama dengan BRI, bertumbuh bersama BRI, bentuk kepercayaan yang terjalin selama ini," lanjutnya.
I.League Incar 10 Besar Asia
Peningkatan posisi di kawasan ASEAN belum membuat I.League puas. Operator kompetisi sepak bola Indonesia tersebut kini memasang target lebih tinggi dengan berupaya membawa kompetisi Indonesia masuk dalam 10 besar Asia berdasarkan AFC Club Ranking Competition.
Ferry mengungkapkan bahwa posisi Indonesia sempat berada di peringkat ke-15 pada paruh musim sebelumnya. Namun, hasil yang kurang maksimal dari klub Indonesia di kompetisi Asia membuat posisi tersebut kembali turun ke peringkat ke-20.
"Bukan merupakan prestasi yang terbaik buat kami, tapi kami akan terus meningkatkan kerja sama kami. Kami canangkan target 10 besar Asia, sekarang 20, pasca-Kanjuruhan 30," kata Ferry.
Menurutnya, kegagalan Persib Bandung melaju ke semifinal serta hasil yang diraih Dewa United turut memengaruhi posisi Indonesia dalam pemeringkatan tersebut.
"Paruh musim lalu sudah di ranking ke-15, ada kecelakaan sedikit di Persib gagal lolos ke semifinal dan Dewa United sehingga kita jatuh lagi di ranking 20," ujarnya.
I.League berharap posisi Indonesia dapat kembali meningkat pada musim berikutnya. Persaingan dengan negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi untuk memperbaiki posisi kompetisi Indonesia di Asia.
"Mudah-mudahan tahun depan kita akan mendekati ranking ke-10 karena pesaing kita untuk ASEAN ada Thailand, Malaysia, Singapura, perlu kerja keras terutama teman-teman pelatih yang datang," tutur Ferry.
Emtek Lanjutkan Perjalanan Bersama Liga Indonesia
Di sisi lain, keberlanjutan kerja sama dengan Emtek menjadi bagian penting dalam menjaga eksposur kompetisi sepak bola nasional. Emtek Group telah terlibat dalam penayangan kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia sejak 2018.
Dengan kembali menjadi official broadcaster untuk musim 2026/2027, Emtek melanjutkan perannya dalam mendukung perkembangan sepak bola nasional melalui penyiaran pertandingan kepada masyarakat.
Ferry menilai peran broadcaster tidak hanya berkaitan dengan penayangan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem sepak bola Indonesia. Ia menyebut jumlah penonton dan capaian share kompetisi terus menunjukkan perkembangan.
"Share kita sudah selalu bikin rekor. Broadcaster Emtek adalah mungkin kerja sama abadi," ujar Ferry.
Kolaborasi antara I.League, BRI, dan Emtek diharapkan dapat memberikan fondasi yang semakin kuat bagi penyelenggaraan kompetisi. BRI melanjutkan perannya sebagai titel sponsor, sementara Emtek kembali memastikan distribusi pertandingan kepada penonton.
Dengan kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang dijadwalkan bergulir mulai 4 September 2026, I.League kini membawa ambisi untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memperbaiki posisi sepak bola Indonesia di level Asia.
"Mudah-mudahan apa yang ada hari ini bisa membuktikan sepak bola Indonesia bertumbuh kembang, terima kasih BRI dan kami percaya dengan kerja sama ini kita makin baik," tutup Ferry.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!