9 Kesalahan Menyimpan Makanan di Kulkas yang Bikin Cepat Basi!

9 Kesalahan Menyimpan Makanan di Kulkas yang Bikin Cepat Basi!
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kulkas membantu menjaga makanan tetap segar lebih lama, tetapi cara penyimpanannya juga berpengaruh. Jika tidak dilakukan dengan benar, makanan justru bisa lebih cepat rusak, berubah rasa, bahkan berisiko terkontaminasi bakteri.

Masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat menyimpan bahan makanan di dalam kulkas. Mulai dari meletakkan makanan panas hingga menyimpan semua jenis bahan di rak yang sama.

Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

1. Langsung Memasukkan Makanan yang Masih Panas

Makanan yang masih panas sebaiknya didiamkan hingga uapnya berkurang sebelum dimasukkan ke kulkas. Suhu panas dapat meningkatkan temperatur di dalam kulkas sehingga memengaruhi makanan lain yang sudah disimpan.

2. Tidak Menggunakan Wadah Tertutup

Menyimpan makanan tanpa penutup dapat membuat aroma menyebar ke seluruh isi kulkas. Selain itu, makanan juga lebih mudah terpapar bakteri dan kehilangan kelembapan sehingga lebih cepat kering.

3. Mengisi Kulkas Terlalu Penuh

Kulkas yang terlalu penuh membuat sirkulasi udara dingin menjadi kurang optimal. Akibatnya, suhu di beberapa bagian kulkas tidak merata sehingga makanan lebih cepat basi.

4. Menaruh Daging Mentah Bersama Makanan Siap Santap

Daging mentah sebaiknya disimpan terpisah dari makanan yang sudah matang atau siap dimakan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kontaminasi silang dari cairan daging mentah.

5. Menyimpan Buah dan Sayur Sembarangan

Tidak semua buah dan sayur cocok disimpan dalam satu tempat. Beberapa buah, seperti apel dan pisang, menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat proses pematangan bahkan pembusukan sayuran di sekitarnya.

6. Jarang Membersihkan Kulkas

Sisa makanan yang tumpah atau bahan yang sudah busuk dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Karena itu, bersihkan kulkas secara rutin agar tetap higienis.

7. Tidak Memperhatikan Tanggal Penyimpanan

Makanan sisa sebaiknya diberi label atau dicatat tanggal penyimpanannya. Cara ini memudahkan mengetahui makanan mana yang harus segera dikonsumsi sebelum kualitasnya menurun.

8. Menyimpan Semua Bahan di Pintu Kulkas

Bagian pintu kulkas mengalami perubahan suhu paling sering karena terus dibuka dan ditutup. Oleh karena itu, area ini lebih cocok untuk menyimpan minuman, saus, atau bumbu, bukan susu segar maupun daging.

9. Mengabaikan Suhu Kulkas

Suhu kulkas yang terlalu tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. Sebaiknya atur suhu kulkas sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah, sedangkan freezer sekitar -18 derajat Celsius agar makanan lebih awet.

Tips Agar Makanan Tetap Segar Lebih Lama

  • Simpan makanan dalam wadah bersih dan tertutup rapat.
  • Pisahkan bahan mentah dengan makanan matang.
  • Terapkan prinsip first in, first out, yaitu menghabiskan makanan yang lebih dulu disimpan.
  • Jangan lupa memeriksa kondisi makanan secara berkala dan buang jika sudah berubah bau, warna, atau tekstur.

Menyimpan makanan dengan benar tidak hanya membantu menjaga kualitas dan cita rasanya, tetapi juga mengurangi risiko pemborosan karena makanan menjadi lebih tahan lama. Kebiasaan sederhana ini juga dapat membantu menjaga keamanan pangan bagi seluruh anggota keluarga.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE