Haru! Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Bantu Anak Yatim Jadi Generasi Berdaya

Haru! Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Bantu Anak Yatim Jadi Generasi Berdaya
- (Dok. Retno Prayudati).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dompet Dhuafa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi anak-anak yatim agar memiliki masa depan yang lebih baik.

Lewat program BesTeam (Bestian Sama Yatim), lembaga filantropi tersebut mengajak masyarakat untuk ikut mendorong anak yatim menjadi generasi yang berdaya, cerdas, dan siap meraih cita-cita.

Program ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan berlangsung di Gedung Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Teuku Wisnu yang menjadi tokoh dan artis, aktor Ricky Harun, Herdiansah selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Elizabeth Demirda dari Gramedia Regional, Rahmad Gustav Kurniawan Lubis sebagai penerima Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship), hingga Widodo yang merupakan Ketua Panitia Program BesTeam Dompet Dhuafa.

Saat ini, program pendampingan anak yatim Dompet Dhuafa telah menjangkau lebih dari 23.842 anak yatim. Selain itu, sebanyak 1.239 jiwa telah menerima manfaat melalui program beasiswa yang dijalankan. Dompet Dhuafa juga menghadirkan konsep "best mind", yakni membangun kecerdasan dan pendidikan agar anak-anak memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Tak hanya itu, program tersebut juga mengusung "best future" dengan membuka peluang dan harapan bagi anak yatim untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya. Ada pula "best heart" yang berfokus pada pembentukan kasih sayang, rasa percaya diri, dan kekuatan mental, serta "best impact" yang bertujuan menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Beragam program telah disiapkan untuk mendukung tujuan tersebut. Dari bidang pendidikan, Dompet Dhuafa memiliki program Youth Ekselensia Scholarship School Kit untuk Yatim, Dana Pengembangan Kompetensi, hingga bantuan pendidikan. Sementara di sektor sosial terdapat program BBY (Belanja Bareng Yatim) serta kegiatan sunatan massal.

Pada bidang kesehatan, Dompet Dhuafa memberikan bantuan paket nutrisi, program Pos Remaja, hingga akses layanan kesehatan. Sedangkan untuk pemberdayaan ekonomi, tersedia program kantin container dan Ibu Tangguh yang ditujukan bagi keluarga anak yatim.

Perhatian Dompet Dhuafa juga menjangkau anak-anak yatim di Palestina melalui bantuan makanan siap santap dan program santunan. Sementara untuk wilayah Indonesia Timur, Dompet Dhuafa menghadirkan berbagai bantuan seperti renovasi sekolah, bantuan penunjang pembelajaran, school kit, santunan, hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak pesisir.

Bantuan tersebut ditujukan agar anak-anak yatim dan dhuafa yang sempat terancam putus sekolah karena biaya pendidikan tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka. Sejumlah daerah yang telah menerima manfaat program ini antara lain Kabupaten Seram, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, Pulau Buru, Buru Selatan, hingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selama lebih dari tiga dekade atau 33 tahun, Dompet Dhuafa terus berkiprah sebagai lembaga filantropi Islam yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan budaya, belas kasih, dan kewirausahaan sosial. Program-program yang dijalankan mencakup lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, serta budaya.

Dalam menjalankan berbagai programnya, Dompet Dhuafa juga menerapkan prinsip tata kelola yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan semangat tersebut, Dompet Dhuafa berharap semakin banyak anak yatim yang bisa tumbuh menjadi generasi unggul dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE