Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Jadi yang Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Jadi yang Tertinggi Sepanjang Sejarah
- (Dok. Univ Pasundan).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Arus mudik Lebaran 2026 mencatatkan sejarah baru dalam mobilitas masyarakat Indonesia. Jasa Marga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik tahun ini menjadi yang tertinggi sepanjang masa, melampaui catatan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut lonjakan tertinggi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, total volume kendaraan yang melintas mencapai 270.315 kendaraan. Angka ini melonjak 98,3 persen dibandingkan kondisi normal dan meningkat 4,6 persen dibanding puncak mudik Lebaran 2025.

Volume tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), serta GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah timur). Tak hanya itu, arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa juga mencetak rekor baru dengan 175.754 kendaraan, naik sekitar 6 persen dari tahun sebelumnya.

Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas disebut masih dapat dikendalikan. Kepadatan sempat terjadi di ruas Jalan Layang MBZ dan Tol Jakarta-Cikampek bawah, namun berhasil diurai melalui rekayasa lalu lintas.

Pihak kepolisian bersama Jasa Marga menerapkan berbagai strategi, mulai dari contraflow yang diperluas hingga tiga lajur, hingga skema one way nasional dari KM 70 hingga KM 414. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan kendaraan selama periode puncak mudik.

Menurut Rivan, dengan skenario yang telah disiapkan, kemacetan ditargetkan dapat terurai dalam waktu 1x12 jam. Hasilnya, pada Kamis pagi, kondisi lalu lintas dilaporkan kembali lancar dengan kecepatan kendaraan yang sudah mendekati normal.

Ke depan, Jasa Marga berencana terus mengoptimalkan teknologi sebagai sistem pendukung keputusan dalam pengelolaan lalu lintas. Koordinasi lintas sektor juga akan diperkuat guna menghadapi lonjakan serupa di masa mendatang.

Menjelang arus balik, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran.

Selain itu, pengendara juga disarankan memanfaatkan diskon tarif tol yang berlaku pada 26-27 Maret 2026. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui aplikasi Travoy, call center, hingga media sosial resmi Jasa Marga.

Dengan perencanaan yang matang, perjalanan arus balik diharapkan bisa berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE