JAKARTA, GENVOICE.ID - Puncak arus mudik di Terminal Kalideres diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2 Idul Fitri 2026.
Lonjakan jumlah penumpang diperkirakan mulai terlihat sekitar sepekan sebelum hari raya.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan aktivitas keberangkatan penumpang diprediksi mulai meningkat sejak H-7 Lebaran 2026 atau sekitar 13-14 Maret 2026.
Lonjakan awal diperkirakan terjadi pada akhir pekan, yaitu Sabtu hingga Minggu, 14-15 Maret 2026. Sementara itu, puncak keberangkatan bus antar kota antar provinsi (AKAP) diperkirakan terjadi pada Rabu hingga Kamis, 18-19 Maret 2026 atau sekitar H-3 hingga H-2 Lebaran.
Setelah periode tersebut, jumlah penumpang diprediksi mulai menurun.
"Penurunan mulai 20 Maret malam karena sebagian besar sudah berangkat," ujar Nur Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3).
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola terminal melakukan berbagai persiapan teknis. Salah satunya melalui pemeriksaan kendaraan berupa pra-ramp check dan ramp check.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada bus yang beroperasi berada dalam kondisi laik jalan sebelum melayani perjalanan penumpang.
"Harapannya semua bus yang berangkat dalam kondisi laik jalan, dan penumpang selamat sampai tujuan," tambah Nur Prasetyo.
Selain itu, pihak terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan guna meningkatkan kenyamanan penumpang selama periode angkutan Lebaran. Fasilitas tersebut meliputi ruang laktasi, ruang kesehatan, layanan pemeriksaan kesehatan, ruang istirahat pengemudi, posko keamanan terpadu, serta ruang tunggu tambahan bagi penumpang.
Pengelola terminal juga menyiapkan dukungan pengamanan untuk memastikan proses keberangkatan selama masa mudik berjalan aman dan tertib.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!