Kenapa Air Laut Terlihat Biru Padahal Air Sebenarnya Bening?

Kenapa Air Laut Terlihat Biru Padahal Air Sebenarnya Bening?
- (Dok. freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kalau mengambil segelas air laut, warnanya mungkin terlihat hampir bening. Namun, ketika melihat laut dari pantai atau atas kapal, permukaannya bisa terlihat biru, bahkan sangat biru di beberapa tempat.

Lalu, kalau air pada dasarnya transparan, kenapa laut terlihat berwarna biru?

Cahaya Matahari Punya Banyak Warna

Cahaya matahari yang terlihat putih sebenarnya terdiri dari berbagai warna.

Ketika cahaya masuk ke dalam air, sebagian cahaya akan diserap dan sebagian lainnya dipantulkan atau diteruskan.

Air menyerap warna tertentu lebih kuat dibandingkan warna lainnya.

Dalam jumlah air yang sangat banyak seperti lautan, efek tersebut menjadi jauh lebih terlihat.

Warna Merah Lebih Cepat Diserap

Ketika cahaya masuk semakin dalam ke air, warna dengan panjang gelombang tertentu lebih mudah diserap.

Warna merah termasuk yang lebih cepat berkurang dibandingkan warna biru.

Sementara itu, cahaya biru dapat menembus lebih jauh sebelum akhirnya mengalami penyerapan dan penyebaran.

Akibatnya, ketika kita melihat air dalam jumlah yang sangat besar, warna yang sampai kembali ke mata kita lebih banyak berada pada bagian biru dari spektrum cahaya.

Gelas Air Tidak Menunjukkan Efek yang Sama

Sekarang coba bandingkan dengan segelas air.

Jumlah airnya sangat sedikit dan jalur yang ditempuh cahaya juga pendek.

Karena itu, penyerapan cahaya oleh air tidak cukup kuat untuk membuat segelas air terlihat biru.

Inilah mengapa air minum terlihat bening, sementara lautan yang sangat luas bisa terlihat biru.

Langit Juga Bisa Memengaruhi Penampilan Laut

Ada faktor lain yang ikut membuat laut terlihat biru.

Permukaan laut dapat memantulkan sebagian cahaya dari langit.

Pada hari yang cerah, warna biru langit dapat ikut memengaruhi tampilan permukaan air.

Namun, warna laut tidak hanya berasal dari pantulan langit. Sifat optik air itu sendiri juga merupakan faktor penting.

Tidak Semua Laut Berwarna Biru

Kalau air laut selalu terlihat biru, kenapa ada laut yang terlihat hijau, turquoise, atau bahkan kecokelatan?

Warna air juga dipengaruhi oleh berbagai material di dalamnya.

Alga, sedimen, pasir, kedalaman, dan kondisi lingkungan dapat mengubah bagaimana cahaya dipantulkan dan diserap.

Karena itu, dua pantai yang berbeda bisa memiliki warna air yang sangat berbeda.

Laut yang Sangat Dangkal Bisa Terlihat Turquoise

Di daerah tropis dengan air jernih dan dasar laut berpasir terang, air sering terlihat berwarna biru kehijauan atau turquoise.

Cahaya dapat mencapai dasar laut dan dipantulkan kembali menuju permukaan.

Kombinasi antara air yang relatif jernih, kedalaman yang dangkal, dan warna dasar laut membuat tampilannya berbeda dari laut dalam.

Airnya Tetap Bening

Jadi, bukan berarti air laut sebenarnya berwarna biru seperti cat.

Dalam jumlah kecil, air tetap terlihat hampir transparan.

Warna biru laut muncul karena interaksi cahaya dengan air dalam jumlah yang sangat besar, kemudian dipengaruhi lagi oleh kondisi atmosfer, kedalaman, dasar laut, dan material yang berada di dalam air.

Itulah sebabnya satu gelas air laut terlihat bening, sementara ketika kamu melihat lautan yang sangat luas, warnanya bisa berubah menjadi biru pekat.

Dan semakin jernih serta dalam air tersebut, semakin kuat pula kesan biru yang dapat kita lihat dari permukaan.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE